Pakan Mahal-Harga Ayam Tak Stabil, Peternak Minta Ini ke Pemerintah

Peternak ayam rakyat kembali mengeluhkan tingginya biaya produksi akibat mahalnya harga pakan dan bibit ayam atau day old chick (DOC). Di sisi lain, harga jual ayam hidup di tingkat peternak masih berfluktuasi. Kondisi tersebut membuat banyak peternak kesulitan memperoleh keuntungan yang layak. Mereka meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menjaga keberlanjutan usaha peternakan rakyat.

Ketua Umum Perhimpunan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo), Kusnan, mengatakan sektor peternakan membutuhkan perhatian lebih besar dari pemerintah. Menurutnya, tingginya harga pakan, mahalnya DOC, dan rendahnya harga ayam di kandang menjadi persoalan utama. Ia menilai kondisi tersebut melemahkan posisi tawar peternak rakyat. Kusnan berharap Kementerian Pertanian menyusun kebijakan yang sesuai dengan kondisi lapangan.

Permindo juga meminta pemerintah memperkuat pengawasan rantai pasok perunggasan dari hulu hingga hilir. Organisasi itu mendorong stabilisasi harga pakan, DOC, dan hasil ternak agar peternak memperoleh kepastian usaha. Selain itu, pemerintah diharapkan memperluas akses pembiayaan serta perlindungan bagi peternak kecil. Menurut Kusnan, kebijakan tersebut penting untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian telah menjalankan berbagai langkah untuk menstabilkan harga ayam hidup di tingkat peternak. Pemerintah juga menggandeng pelaku usaha dan Satgas Pangan guna mengawal perbaikan harga di lapangan. Meski demikian, peternak berharap kebijakan tersebut disertai pengendalian harga pakan dan DOC. Mereka menilai stabilitas biaya produksi menjadi kunci agar usaha peternakan rakyat tetap bertahan dan berkembang.

Similar Posts

  • 85 Investor Asing Berebut Proyek Sulap Sampah Jadi Listrik di RI

    Minat investor terhadap proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Indonesia terus meningkat. Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara, Pandu Sjahrir, mengungkapkan sebanyak 85 perusahaan mengikuti proses seleksi pada fase kedua proyek tersebut. Jumlah itu meningkat tajam dibandingkan fase pertama yang hanya diikuti 24 perusahaan. Tingginya antusiasme menunjukkan proyek waste to energy di Indonesia…

  • Shopee Gandeng Meta, Kreator Kini Bisa Raup Komisi lewat Instagram

    Shopee resmi memperluas kerja sama dengan Meta melalui peluncuran kemitraan afiliasi di Instagram. Program ini memungkinkan kreator memperoleh komisi dari rekomendasi produk yang dibagikan melalui Reels maupun Feed. Fitur tersebut tersedia bagi kreator yang memenuhi syarat di Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Taiwan, dan Brasil. Langkah ini menjadi kelanjutan kolaborasi Shopee dan Meta setelah…

  • Lewat Pemberdayaan BRI, Suhita Lebah Indonesia Kembangkan Usaha Madu

    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah melalui berbagai program pendampingan. Salah satu penerima manfaat adalah Suhita Lebah Indonesia, usaha budidaya lebah dan produksi madu yang berhasil memperluas bisnisnya berkat dukungan BRI. Pendampingan tersebut tidak hanya mencakup akses pembiayaan, tetapi juga pengembangan kapasitas usaha dan perluasan pasar….

  • Harga Pangan Turun, Sumsel Catat Deflasi 0,24% pada Juli 2026

    Provinsi Sumatera Selatan mencatat deflasi sebesar 0,24 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) pada Juli 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut penurunan harga sejumlah komoditas pangan menjadi faktor utama yang mendorong deflasi tersebut. Kondisi ini menunjukkan tekanan harga kebutuhan pokok mulai mereda setelah sebelumnya mengalami kenaikan pada beberapa bulan terakhir. Meski terjadi deflasi bulanan, inflasi tahunan Sumatera…

  • Nilai Ekspor Jawa Barat Capai US$15,97 Miliar per Mei 2026, Mesin Mekanis Jadi Penopang

    Nilai Ekspor Jawa Barat mencapai US$15,97 miliar selama periode Januari hingga Mei 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor industri pengolahan masih menjadi penopang utama kinerja ekspor provinsi tersebut. Komoditas mesin dan perlengkapan mekanis memberikan kontribusi terbesar terhadap nilai ekspor. Selain itu, peralatan listrik, kendaraan bermotor, tekstil, serta produk kimia juga mencatatkan kinerja yang positif….

  • Bukan HP, Mesin Uang Baru Xiaomi Mendadak Laku Keras-Panen Cuan

    Xiaomi tidak lagi hanya mengandalkan penjualan smartphone sebagai sumber pendapatan. Perusahaan teknologi asal China itu kini menikmati pertumbuhan pesat dari bisnis mobil listrik. Model Xiaomi SU7 mencatat permintaan tinggi sejak diluncurkan dan menjadi salah satu kendaraan listrik terlaris di negaranya. Kesuksesan tersebut membuat divisi kendaraan listrik mulai menjadi mesin pertumbuhan baru bagi perusahaan. Laporan keuangan…