UB Jadikan Kesehatan Mental Prioritas PKKMB 2026, 17.300 Mahasiswa Baru Jalani Skrining

Universitas Brawijaya (UB) menjadikan kesehatan mental sebagai fokus utama dalam Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026. Sebanyak 17.300 mahasiswa baru menjalani skrining kesehatan mental sebagai langkah deteksi dini agar mampu beradaptasi dengan lingkungan perkuliahan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya kampus membangun ekosistem belajar yang aman, sehat, dan bebas dari perundungan.

Direktur Direktorat Kemahasiswaan UB, Dr. Sujarwo, menjelaskan skrining dilakukan untuk memetakan kondisi psikologis mahasiswa sejak awal masa studi. Data tersebut digunakan sebagai dasar pemberian pendampingan apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan mental. UB juga telah mengumpulkan data kesehatan mental mahasiswa secara berkala sejak 2023 melalui berbagai program, kemudian melanjutkannya dengan skrining rutin bagi mahasiswa baru sejak 2024.

Selain skrining, UB memperkuat layanan pendampingan melalui konselor sebaya, Unit Layanan Terpadu Kekerasan Seksual dan Perundungan (ULTKSP), serta layanan konseling yang dapat diakses secara langsung maupun daring melalui UB Care. Kampus juga menerapkan regulasi yang memberikan sanksi terhadap pelaku perundungan. Langkah tersebut diharapkan menciptakan lingkungan akademik yang mendukung perkembangan mental mahasiswa tanpa stigma negatif.

Rektor UB, Prof. Widodo, menegaskan pencegahan perundungan dan penguatan kesehatan mental menjadi bagian penting dalam pembinaan mahasiswa baru. Menurutnya, pelanggaran yang terjadi akan ditindak sesuai tingkat kesalahannya, termasuk kemungkinan sanksi hingga pemberhentian dari kampus. Melalui skrining dan pendampingan berkelanjutan, UB berharap mahasiswa baru mampu menghadapi tantangan akademik sekaligus menjaga kesehatan mental selama menempuh pendidikan tinggi.

Similar Posts

  • 29 Guru Honorer di Metro yang Dirumahkan Minta Bantuan Presiden Prabowo

    Sebanyak 29 guru honorer di Kota Metro, Lampung, meminta bantuan Presiden Prabowo Subianto setelah berbulan-bulan dirumahkan tanpa kepastian status. Para guru mengaku tidak lagi dapat mengajar sejak awal 2026. Mereka juga menyatakan nama mereka telah dihapus dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Kondisi tersebut membuat mereka kehilangan kesempatan kembali bertugas di sekolah. Para guru menyebut telah…

  • Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan

    Sejumlah massa yang mengatasnamakan pendukung sebuah partai politik menggelar aksi unjuk rasa di jalanan ibu kota.Aksi tersebut dilakukan dengan mendirikan tenda dan berkemah di ruang publik sebagai bentuk protes terbuka.Mereka menyuarakan tuntutan agar Menteri Pendidikan mundur dari jabatannya. Massa aksi menilai sejumlah kebijakan di sektor pendidikan tidak berjalan sesuai harapan masyarakat.Mereka menganggap ada kebijakan yang…

  • Buku Pelajaran yang Adaptif terhadap Pergantian Kurikulum

    Buku Pelajaran Adaptif dinilai menjadi solusi untuk menghadapi pergantian kurikulum di Indonesia. Konsep tersebut memungkinkan materi pembelajaran tetap relevan meski terjadi perubahan kebijakan pendidikan. Buku adaptif disusun dengan materi yang fleksibel dan mudah diperbarui. Guru dapat menyesuaikan isi pembelajaran sesuai capaian belajar, karakter peserta didik, dan perkembangan ilmu pengetahuan. Pendekatan ini mendukung proses belajar yang…

  • Pertamina Patra Niaga Perkuat Dukungan Pendidikan Anak lewat Program CID

    Pertamina Patra Niaga terus memperkuat dukungan terhadap sektor pendidikan anak melalui program Community Involvement and Development atau CID. Program tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan di sekitar wilayah operasional. Pendidikan ditempatkan sebagai salah satu bidang penting dalam pengembangan masyarakat. Kegiatan diarahkan untuk membantu meningkatkan akses sekaligus kualitas pembelajaran bagi generasi muda….

  • Ancaman Sanksi PTDH untuk Kepala SMP di Tator Larang Siswi Pakai Jilbab

    Kasus dugaan pelarangan siswi memakai jilbab di sebuah SMP di Tana Toraja menjadi perhatian publik. Kepala sekolah terkait disebut menghadapi ancaman sanksi berat setelah persoalan tersebut mencuat. Dugaan larangan itu dinilai menyangkut hak peserta didik menjalankan keyakinan agamanya. Pemerintah daerah kemudian didorong mengambil langkah tegas berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pihak sekolah. Sanksi pemberhentian tidak dengan…

  • Pentingnya Deteksi Buta Warna Sejak Dini bagi Siswa Sekolah

    Deteksi buta warna sejak dini menjadi langkah penting bagi siswa sekolah karena dapat membantu proses belajar dan perencanaan masa depan. Banyak anak tidak menyadari bahwa kemampuan membedakan warnanya berbeda dari teman sebaya. Akibatnya, kondisi tersebut sering baru diketahui ketika mengikuti seleksi pendidikan atau pekerjaan tertentu. Buta warna merupakan gangguan penglihatan yang membuat seseorang sulit membedakan…