D’MASIV Bawa Semangat Ciledug ke Tur Asia, Siap Perluas Jejak Musik Indonesia

D’MASIV bersiap membawa identitas Ciledug ke panggung internasional melalui tur bertajuk D’MASIV Asia Home Run. Rangkaian tur tersebut menjadi bagian dari era baru D’MASIV sebagai band independen. Tur akan dimulai di Hong Kong pada 1 November 2026. Setelah itu, mereka dijadwalkan tampil di Kuala Lumpur, Taiwan, Singapura, dan Jakarta.

Vokalis D’MASIV, Rian Ekky Pradipta, mengatakan Ciledug merupakan bagian penting dari perjalanan band. Ia menegaskan identitas tersebut akan tetap dibawa ketika tampil di luar negeri. Menurut Rian, semangat dari Indonesia menjadi energi utama D’MASIV dalam menjangkau pendengar internasional.

Konsep Home Run menggambarkan perjalanan yang dimulai dari rumah dan berakhir kembali ke rumah. D’MASIV memilih Ciledug sebagai simbol akar perjalanan mereka. Setelah menjelajahi sejumlah negara Asia, rangkaian tersebut akan ditutup dengan pertunjukan di Jakarta. Konsep itu sekaligus menjadi perayaan perjalanan panjang mereka bersama penggemar.

Langkah internasional tersebut melanjutkan strategi baru D’MASIV setelah keluar dari label rekaman dan memilih jalur independen. Pada Juni 2026, mereka merilis single berbahasa Inggris berjudul On Our Own. Lagu tersebut direkam di Los Angeles dan menjadi bagian dari rencana album Harmony of Tomorrow.

Tur Asia juga menjadi kesempatan D’MASIV memperkenalkan karya Indonesia kepada pendengar regional. Tiket konser Hong Kong akan mulai dijual pada 17 Agustus 2026. Penjualan berlangsung melalui situs resmi tur D’MASIV. Perjalanan tersebut memperlihatkan ambisi D’MASIV memperluas pasar tanpa meninggalkan identitas Ciledug sebagai bagian penting sejarah mereka.

Similar Posts

  • Stay With Me Milik Miki Matsubara Tembus 500 Juta Streams di Spotify

    Lagu Mayonaka no Door (Stay With Me) milik penyanyi Jepang Miki Matsubara kembali menorehkan sejarah di industri musik global. Single yang dirilis pada 1979 itu resmi melampaui 500 juta pemutaran di Spotify. Pencapaian tersebut menjadikannya lagu Jepang abad ke-20 pertama yang berhasil menembus angka tersebut. Prestasi itu mempertegas popularitas genre city pop yang terus berkembang…

  • Lineup Panggung Jakarta Fair akhir Pekan Ini, Souljah Hingga Tony Q

    Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 kembali menghadirkan deretan musisi papan atas untuk menghibur pengunjung pada akhir pekan ini. Pecinta musik reggae menjadi salah satu yang paling diuntungkan, karena dua nama besar, yakni Souljah dan Tony Q Rastafara, dijadwalkan tampil berturut-turut di panggung Jakarta Fair Music Concert. Perhelatan Jakarta Fair yang berlangsung di Arena JIEXPO Kemayoran,…

  • SMW Rilis “Ayok Main”, Tentang Kerinduan Anak pada Orang Tua dalam Dentuman Hardcore

    Band hardcore SMW kembali menghadirkan karya terbaru melalui singel berjudul “Ayok Main”. Berbeda dari stereotip musik hardcore yang identik dengan kemarahan dan perlawanan, lagu ini mengangkat tema yang lebih emosional, yakni kerinduan seorang anak terhadap orang tuanya yang semakin jarang memiliki waktu bersama karena kesibukan sehari-hari. Melalui lirik yang sederhana namun menyentuh, “Ayok Main” menggambarkan…

  • Jelang HUT ke-81 RI, Marcos Tjung Satukan 8 Penyanyi lewat Lagu Warna Warni Indonesia

    Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, musisi dan produser Marcos Tjung merilis lagu berjudul Warna Warni Indonesia. Lagu tersebut dibawakan bersama delapan penyanyi lintas generasi sebagai simbol persatuan dalam keberagaman. Melalui karya ini, Marcos ingin menyampaikan pesan tentang semangat kebangsaan, toleransi, dan cinta Tanah Air. Peluncuran lagu dilakukan sebagai bentuk apresiasi terhadap keberagaman…

  • Baru Debut 4 Bulan, NPD Gelar ‘World Tour’ 23-26 Juli 2026

    Grup musik New Pusat Dunia atau NPD mengumumkan tur perdana bertajuk NPD World Tour: The Most Cities, With The Shortest Setlist, Ever. Tur tersebut akan berlangsung pada 23 hingga 26 Juli 2026. Meski baru berusia sekitar empat bulan sejak debut, trio beranggotakan Mario Caesar, Niky Putra, dan Kak Kev itu berani menggelar tur dengan konsep…

  • Bernadya Kenang Masa Sulit Pandemi, Royalti Lagu Pertama Jadi Penopang Keluarga

    Penyanyi dan penulis lagu Bernadya mengenang masa sulit yang dialaminya saat pandemi COVID-19. Pada periode tersebut, hampir seluruh kegiatan pertunjukan musik terhenti. Kondisi itu membuat banyak musisi kehilangan sumber pendapatan. Bernadya mengaku royalti dari lagu pertamanya justru menjadi penopang ekonomi keluarganya. Kisah tersebut ia bagikan dalam sebuah wawancara mengenai perjalanan karier bermusik.\ Bernadya mengatakan lagu…