Bernadya Kenang Masa Sulit Pandemi, Royalti Lagu Pertama Jadi Penopang Keluarga

Penyanyi dan penulis lagu Bernadya mengenang masa sulit yang dialaminya saat pandemi COVID-19. Pada periode tersebut, hampir seluruh kegiatan pertunjukan musik terhenti. Kondisi itu membuat banyak musisi kehilangan sumber pendapatan. Bernadya mengaku royalti dari lagu pertamanya justru menjadi penopang ekonomi keluarganya. Kisah tersebut ia bagikan dalam sebuah wawancara mengenai perjalanan karier bermusik.\

Bernadya mengatakan lagu pertamanya mulai dikenal publik ketika aktivitas masyarakat masih dibatasi. Meski tidak dapat tampil secara langsung, royalti dari layanan streaming dan platform musik digital terus mengalir. Pendapatan tersebut membantu memenuhi kebutuhan keluarga di tengah situasi yang penuh ketidakpastian. Pengalaman itu membuatnya semakin menghargai pentingnya hak cipta dan royalti bagi para pencipta lagu. \

Menurut Bernadya, pandemi menjadi masa yang mengubah cara pandangnya terhadap industri musik. Ia memanfaatkan waktu tersebut untuk terus menulis lagu dan mengembangkan kemampuan sebagai musisi. Proses kreatif yang dijalani pada masa itu kemudian menjadi bekal bagi karya-karya berikutnya. Kini, sejumlah lagunya berhasil meraih jutaan pendengar di berbagai platform musik digital. Dukungan penggemar juga terus meningkat seiring berkembangnya kariernya.

Bernadya menilai setiap karya memiliki nilai yang dapat terus memberikan manfaat bagi penciptanya. Karena itu, ia mengajak musisi muda untuk memahami pentingnya pengelolaan hak cipta sejak awal berkarya. Royalti bukan hanya bentuk apresiasi terhadap karya, tetapi juga dapat menjadi sumber penghasilan jangka panjang. Kesadaran tersebut dinilai semakin penting di era digital ketika konsumsi musik terus meningkat.

Perjalanan Bernadya menunjukkan bahwa tantangan dapat melahirkan peluang baru. Masa sulit saat pandemi justru menjadi titik awal berkembangnya karier sebagai penyanyi dan penulis lagu. Kini, ia dikenal sebagai salah satu musisi muda Indonesia dengan karya yang banyak diapresiasi. Pengalamannya menjadi inspirasi bahwa sebuah lagu mampu menghadirkan harapan, bahkan di tengah situasi yang penuh keterbatasan.

Similar Posts

  • Fix! BTS Tak Daftarkan Lagu ke Grammy Awards 2027, Diduga Sentil Kategori Best Asian Pop

    Grup BTS dipastikan tidak akan mendaftarkan lagu maupun album mereka untuk Grammy Awards 2027. Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh ketujuh anggota melalui pernyataan bersama. Langkah ini memicu perhatian karena bertepatan dengan hadirnya kategori baru Best Asian Pop Music Performance di ajang Grammy. Dalam pernyataannya, BTS menegaskan bahwa mereka ingin musik diapresiasi berdasarkan kualitasnya, bukan dikelompokkan…

  • Radja Siap Gelar Konser 25 Tahun Berkarya, Hadirkan Konsep Intimate

    Band Radja bersiap merayakan perjalanan 25 tahun bermusik melalui konser spesial di Jakarta. Konser bertajuk “RADJA 25 Tahun Berkarya: Celebrating 25th Mahakarya” dijadwalkan berlangsung pada 20 Agustus 2026. Bengkel Hall, SCBD, Jakarta Selatan, dipilih sebagai lokasi perayaan tersebut. Radja mengusung konsep nostalgia dengan suasana lebih dekat bersama para penggemarnya. Gitaris Radja, Moldy, mengatakan konser tersebut…

  • Ternyata Ini Alasan BTS sampai Shakira Mau Tampil Gratis di Piala Dunia 2026

    Deretan musisi dunia seperti BTS, Shakira, Madonna, Justin Bieber, hingga Burna Boy tampil tanpa menerima bayaran pada halftime show Final Piala Dunia 2026. Keputusan tersebut bukan berasal dari penghematan anggaran FIFA, melainkan karena seluruh penampil mendukung misi sosial yang diusung acara tersebut. Halftime show perdana dalam sejarah final Piala Dunia digelar bekerja sama dengan organisasi…

  • Bianca Shakila Modernkan Jathilan Lewat “Jaran Kepang”, Perpaduan Hiphop, Koplo, dan Remix

    Penyanyi muda asal Jawa Tengah, Bianca Shakila, merilis single terbaru bertajuk Jaran Kepang dengan konsep yang memadukan musik tradisional dan modern. Lewat lagu tersebut, Bianca ingin memperkenalkan kesenian Jathilan atau Jaranan kepada generasi muda dengan aransemen yang lebih segar. Ia menggabungkan unsur musik Jawa dengan beat hiphop, koplo, dan remix agar lebih mudah diterima pendengar…

  • Konser Isyana Sarasvati di Malaysia Batal, Penjualan Tiket Tak Capai Target

    Konser Isyana Sarasvati Live in Kuala Lumpur yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Juli 2026 resmi dibatalkan. Kabar tersebut diumumkan oleh promotor Redrose Entertainment bersama Vault Vision Agency melalui pernyataan resmi di media sosial. Keputusan itu diambil setelah penjualan tiket dinilai belum mencapai batas minimum yang dibutuhkan agar konser dapat diselenggarakan secara layak dan bertanggung jawab….