Bhima Bagaskara Umumkan Keluar dari Coldiac Setelah 11 Tahun, Ucap Pesan Manis untuk Fans

Bhima Bagaskara resmi mengumumkan perpisahannya dari grup musik Coldiac setelah 11 tahun berkarya bersama. Kabar tersebut disampaikan melalui akun media sosial pribadinya dan akun resmi Coldiac. Keputusan itu menandai berakhirnya perjalanan panjang Bhima sebagai vokalis sekaligus salah satu wajah utama band asal Malang tersebut. Pengumuman itu langsung mendapat respons emosional dari para penggemar.

Dalam pernyataannya, Bhima mengucapkan terima kasih kepada seluruh penggemar yang telah mendukung Coldiac sejak awal terbentuk. Ia menyebut perjalanan selama lebih dari satu dekade memberikan banyak pelajaran dan kenangan berharga. Bhima juga mengaku bangga pernah menjadi bagian dari band yang telah melahirkan berbagai karya untuk penikmat musik Indonesia. Menurutnya, dukungan penggemar menjadi alasan Coldiac mampu terus berkembang hingga sekarang.

Meski memilih berpisah, Bhima berharap hubungan baik dengan para personel tetap terjaga. Ia juga meminta penggemar terus memberikan dukungan kepada Coldiac pada perjalanan berikutnya. Sementara itu, pihak band menyampaikan apresiasi atas kontribusi Bhima selama 11 tahun terakhir. Coldiac menegaskan keputusan tersebut diambil secara baik-baik dan penuh rasa saling menghormati.

Coldiac dikenal sebagai band indie pop yang terbentuk di Malang pada 2013. Grup ini memiliki sejumlah lagu yang cukup populer, seperti Beautiful Day, Vow, White Room, dan No Make Up. Karakter musik yang memadukan nuansa pop, elektronik, dan alternatif membuat Coldiac memiliki basis penggemar yang terus berkembang. Selama berkarier, mereka juga aktif tampil di berbagai festival musik nasional.

Kepergian Bhima menjadi babak baru bagi Coldiac maupun perjalanan karier pribadinya. Hingga kini, belum ada informasi mengenai pengganti vokalis maupun proyek musik baru yang akan dijalankan Bhima. Meski demikian, para penggemar berharap kedua pihak tetap sukses dalam langkah berikutnya. Perpisahan tersebut menjadi penutup perjalanan panjang yang telah dibangun bersama selama lebih dari satu dekade.

Similar Posts

  • Mikha Tambayong Fokus Nyanyi, Kosongkan Jadwal Akting Demi Rilis Album

    Mikha Tambayong memutuskan kembali memprioritaskan karier musik setelah beberapa tahun aktif membintangi film dan serial. Penyanyi sekaligus aktris itu mengaku sengaja mengosongkan jadwal akting sepanjang 2026 agar dapat fokus menyelesaikan album baru. Keinginan merilis album sebenarnya sudah muncul sejak satu hingga dua tahun terakhir. Namun, berbagai tawaran film membuat rencana tersebut terus tertunda. Kini, Mikha…

  • Glenn Fredly dan Tohpati Alasan Mario G Klau Hidupkan Kembali Jejak Langkah

    Penyanyi Mario G Klau kembali menghadirkan interpretasi baru melalui lagu Jejak Langkah. Lagu tersebut merupakan bagian dari proyek pengemasan ulang karya-karya musisi sekaligus gitaris ternama, Tohpati. Dalam proyek tersebut, Mario dipercaya membawakan kembali lagu yang sebelumnya dipopulerkan oleh almarhum Glenn Fredly. Keputusan itu langsung diterimanya setelah mengetahui lagu yang akan dibawakan adalah Jejak Langkah. Mario…

  • Kepergian Trisno Jadi Kehilangan Terbesar, Bakal Seperti Apa Musik Pas Band Nanti?

    Kepergian Trisno menjadi kehilangan besar bagi perjalanan musik PAS Band yang telah berlangsung lebih dari tiga dekade. Trisno dikenal sebagai pemain bass yang ikut membentuk karakter musikal grup rock asal Bandung tersebut. Ia menjadi bagian formasi awal bersama Yukie, Bengbeng, dan Richard Mutter. PAS Band sendiri mulai berkembang dari lingkungan kampus pada awal 1990-an. Peran…

  • 4.13 Guitar Quartet Kembali Tampil di Jepang, Gelar 2 Konser Pra-Keberangkatan di Jakarta

    4.13 Guitar Quartet kembali dijadwalkan tampil di Jepang sebagai bagian dari agenda konser internasional mereka.Sebelum keberangkatan, grup ini akan menggelar dua konser pra-tampil di Jakarta.Agenda ini menjadi bagian dari persiapan sekaligus pemanasan sebelum tur luar negeri. Konser di Jepang tersebut menjadi salah satu pencapaian penting bagi 4.13 Guitar Quartet.Mereka dikenal sebagai kelompok musik yang fokus…

  • SMW Rilis “Ayok Main”, Tentang Kerinduan Anak pada Orang Tua dalam Dentuman Hardcore

    Band hardcore SMW kembali menghadirkan karya terbaru melalui singel berjudul “Ayok Main”. Berbeda dari stereotip musik hardcore yang identik dengan kemarahan dan perlawanan, lagu ini mengangkat tema yang lebih emosional, yakni kerinduan seorang anak terhadap orang tuanya yang semakin jarang memiliki waktu bersama karena kesibukan sehari-hari. Melalui lirik yang sederhana namun menyentuh, “Ayok Main” menggambarkan…

  • Allequa Perucha Rilis Single Eternal Melody, Luapan Cinta dalam Balutan Musik Rock

    Penyanyi muda Allequa Perucha kembali menunjukkan keseriusannya berkarier di industri musik Indonesia. Ia memperkenalkan single terbaru berjudul “Eternal Melody” yang mengusung nuansa pop rock. Lagu tersebut menjadi karya personal karena lirik dan melodinya ditulis sendiri oleh Allequa. Single ini dijadwalkan tersedia di berbagai platform musik digital pada 7 Agustus 2026. “Eternal Melody” mengangkat cerita mengenai…