Lestari Moerdijat: Pelestarian Lengger Perkuat Karakter dan Kesadaran Kebangsaan Generasi Penerus

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menegaskan pentingnya pelestarian seni dan budaya tradisional sebagai bagian dari upaya memperkuat karakter bangsa serta menumbuhkan kesadaran kebangsaan pada generasi muda. Salah satu budaya yang dinilai memiliki nilai luhur untuk terus dijaga keberlangsungannya adalah seni tari Lengger.

Menurut Lestari, Lengger tidak hanya memiliki nilai seni yang tinggi, tetapi menyimpan berbagai pesan moral dan sejarah yang perlu diwariskan. Di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi, budaya lokal dinilai memiliki peran penting dalam menjaga jati diri bangsa Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa pengenalan budaya tradisional kepada generasi muda dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan. Oleh karena itu, berbagai upaya pelestarian budaya harus terus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Lestari juga menilai bahwa seni tradisional seperti Lengger mampu menjadi media edukasi yang menarik bagi anak-anak dan remaja. Melalui pertunjukan seni, masyarakat dapat memahami sejarah, serta nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam setiap karya budaya.

Selain itu, pelestarian budaya dinilai dapat menjadi salah satu strategi untuk memperkuat identitas nasional di tengah maraknya pengaruh budaya asing. Dengan mengenal dan mencintai budaya sendiri, generasi muda diharapkan memiliki fondasi karakter yang kuat sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya.

Menurutnya, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, komunitas budaya, dan masyarakat perlu bersinergi dalam mendukung berbagai program pelestarian budaya. Kegiatan seni, festival budaya, pelatihan, hingga pemanfaatan platform digital dapat menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan budaya tradisional kepada generasi yang lebih luas.

Pelestarian seni Lengger juga dinilai memiliki dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Berbagai pertunjukan budaya dapat menjadi daya tarik wisata yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memberikan peluang ekonomi bagi para pelaku seni dan masyarakat setempat.

Lestari berharap berbagai warisan budaya Indonesia, termasuk seni Lengger, dapat terus dijaga dan dikembangkan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Dengan demikian, budaya tidak hanya menjadi peninggalan sejarah, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dan sarana membangun karakter generasi penerus bangsa.

Similar Posts

  • Jeffrey Epstein Habiskan Ratusan Juta Rupiah untuk Beli Koleksi Seni Indonesia

    Nama Jeffrey Epstein kembali menjadi sorotan setelah dokumen terbaru yang berkaitan dengan jaringan keuangannya mengungkap aktivitas pembelian karya seni dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Sejumlah dokumen yang dianalisis media internasional menunjukkan Epstein pernah menghabiskan puluhan ribu dolar Amerika Serikat untuk memperoleh karya seni Indonesia. Jika dikonversikan ke nilai tukar saat ini, jumlah tersebut mencapai ratusan…

  • Mengenal Lawang Sakepeng, Warisan Budaya Dayak yang Meriahkan Festival Kampung 5

    Lawang Sakepeng menjadi salah satu atraksi budaya yang mencuri perhatian dalam Festival Kampung 5. Pertunjukan tersebut memperkenalkan tradisi khas Suku Dayak Ngaju kepada masyarakat luas. Lawang Sakepeng merupakan seni tradisional yang digunakan untuk menyambut tamu kehormatan. Atraksi ini menggabungkan unsur bela diri, adat, dan penghormatan kepada tamu yang datang. Pada Festival Kampung 5, penampilan Lawang…

  • Sponsor Bisa Menjelma Teror, Ada Artwashing di ArtJog?

    Perhelatan seni rupa kontemporer ARTJOG 2026 yang berlangsung di Jogja National Museum tengah menghadapi perdebatan hangat. Bukan soal karya seni yang dipamerkan, melainkan kontroversi terkait keterlibatan sponsor yang dianggap memiliki afiliasi politik. Polemik tersebut memunculkan kembali diskusi mengenai praktik artwashing, sebuah istilah yang merujuk pada penggunaan seni dan budaya untuk memperbaiki citra individu, perusahaan, atau…

  • Demam Piala Dunia Jadi Berkah Pelaku Seni Lukis Lamongan

    Euforia Piala Dunia 2026 tidak hanya dirasakan oleh penggemar sepak bola, tetapi juga pelaku ekonomi kreatif. Di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, sejumlah seniman lukis merasakan peningkatan permintaan karya bertema sepak bola. Lukisan bergambar pemain, tim nasional, hingga momen ikonik Piala Dunia menjadi buruan kolektor dan pecinta olahraga. Kondisi tersebut memberikan dampak positif terhadap pendapatan para…

  • KTF UI Kembali Jalankan Misi Budaya ke Eropa, Tampilkan Keindahan Budaya Indonesia

    Komunitas Tari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (KTF UI) Radha Sarisha kembali mengemban misi budaya ke Eropa pada Juli hingga Agustus 2026. Sebanyak 37 mahasiswa yang terdiri atas penari dan pemusik akan mewakili Indonesia dalam rangkaian Festival du Sud di Prancis dan Spanyol. Melalui misi tersebut, mereka akan memperkenalkan kekayaan seni dan…

  • Menjaga Denyut Seni Ukir Batu di Kebumen, Suhanto Terkendala Pesanan yang Tak Tentu

    Suhanto terus mempertahankan tradisi seni ukir batu di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, meski pesanan datang tidak menentu. Perajin yang telah menekuni profesi tersebut selama puluhan tahun itu tetap menghasilkan berbagai karya, mulai dari patung, relief, hingga ornamen bangunan. Baginya, seni ukir batu bukan sekadar mata pencarian, tetapi juga warisan budaya yang perlu dijaga. Namun, perubahan…