Kemendikdasmen Minta Sekolah Terdampak Bencana Patuhi Aturan, Pembelajaran Tetap Berjalan

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meminta sekolah terdampak bencana mengikuti regulasi pemerintah. Sekolah tetap diminta menjalankan layanan pendidikan dengan menyesuaikan kondisi lapangan. Keselamatan murid, guru, dan tenaga kependidikan menjadi prioritas utama.

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Toni Toharudin mengatakan regulasi pendidikan dalam situasi bencana sudah tersedia. Pemerintah daerah dan sekolah diminta memahami serta menerapkannya sesuai kebutuhan. Kebijakan tersebut bertujuan menjaga hak belajar murid selama masa darurat.

Salah satu acuan utama ialah Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026. Aturan tersebut memberikan fleksibilitas dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah terdampak bencana. Sekolah dapat menyesuaikan metode, waktu, dan penggunaan sarana pendidikan. Pembelajaran juga dapat dilakukan melalui tatap muka terbatas atau pembelajaran mandiri.

Kemendikdasmen juga menerbitkan Panduan Implementasi Pendidikan Kebencanaan 2026. Sekolah tidak diwajibkan menuntaskan seluruh capaian pembelajaran saat kondisi darurat. Materi dapat diprioritaskan pada keselamatan, mitigasi bencana, dukungan psikososial, literasi, dan numerasi. Asesmen juga dapat dilakukan secara sederhana dan fleksibel.

Ketentuan tersebut juga berlaku dalam menghadapi kondisi bencana yang masih berlangsung. Misalnya, Kemendikdasmen sebelumnya membuka opsi pembelajaran jarak jauh bagi sekolah terdampak karhutla. Keputusan pelaksanaan pembelajaran tetap mempertimbangkan kondisi serta kewenangan pemerintah daerah.

Kemendikdasmen menegaskan sekolah tidak perlu memaksakan pembelajaran normal ketika situasi belum aman. Namun, penghentian pendidikan juga tidak boleh dilakukan tanpa pertimbangan yang jelas. Pemerintah daerah dan sekolah diminta berkoordinasi dengan pihak terkait. Dengan penerapan aturan tersebut, layanan pendidikan diharapkan tetap berjalan tanpa mengabaikan keselamatan warga sekolah.

Similar Posts

  • Wamen Isyana: Pendidikan jalan terpenting entaskan kemiskinan keluarga

    Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga) Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan bahwa pendidikan merupakan jalan paling penting untuk memutus rantai kemiskinan dalam keluarga. Menurutnya, investasi pada pendidikan akan memberikan dampak jangka panjang karena mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih baik. Isyana menjelaskan bahwa kemiskinan sering kali berlangsung…

  • Ajang Pembuktian Prestasi Non-Akademik, “Cheerleading” Kian Dilirik

    Cheerleading semakin mendapat perhatian sebagai salah satu ajang pembuktian prestasi non-akademik bagi pelajar dan mahasiswa di Indonesia. Olahraga yang memadukan unsur tari, senam, akrobatik, dan kerja sama tim ini kini tidak lagi sekadar menjadi hiburan pendukung pertandingan. Cheerleading telah berkembang menjadi cabang kompetisi yang memiliki banyak turnamen di tingkat nasional maupun internasional. Dalam beberapa tahun…

  • Indonesia Krisis Guru, Lestari Moerdijat Desak Peta Jalan Rekrutmen Nasional

    Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mendesak pemerintah segera menyusun peta jalan rekrutmen nasional guna mengatasi Krisis Guru yang masih terjadi di berbagai daerah. Menurutnya, kebutuhan tenaga pendidik harus dipenuhi secara terencana agar kualitas pendidikan nasional tidak terus terdampak oleh kekurangan guru. Lestari menilai kekurangan guru terjadi di berbagai jenjang pendidikan, terutama di daerah terpencil…

  • Pentingnya Deteksi Buta Warna Sejak Dini bagi Siswa Sekolah

    Deteksi buta warna sejak dini menjadi langkah penting bagi siswa sekolah karena dapat membantu proses belajar dan perencanaan masa depan. Banyak anak tidak menyadari bahwa kemampuan membedakan warnanya berbeda dari teman sebaya. Akibatnya, kondisi tersebut sering baru diketahui ketika mengikuti seleksi pendidikan atau pekerjaan tertentu. Buta warna merupakan gangguan penglihatan yang membuat seseorang sulit membedakan…

  • Yuk Gercep! Pendaftaran Beasiswa BCA Finance Peduli 2026 Ditutup Minggu Ini

    Kabar baik bagi mahasiswa Indonesia yang sedang mencari bantuan pendidikan. Program Beasiswa BCA Finance Peduli 2026 masih membuka pendaftaran, namun waktunya semakin terbatas. Pendaftaran beasiswa dijadwalkan berakhir pada minggu ini, sehingga calon peserta diimbau segera melengkapi persyaratan dan mengirimkan berkas sebelum batas waktu. Beasiswa BCA Finance Peduli merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan yang ditujukan…

  • Pemprov apresiasi pemerintah pusat bangun sektor pendidikan di Kepri

    Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat Sektor Pendidikan di daerah. Sinergi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Kepulauan Riau. Pemprov Kepri menyebut dukungan pemerintah pusat diwujudkan melalui pembangunan sarana pendidikan, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta berbagai program bantuan pendidikan. Langkah tersebut diharapkan memperluas akses…