Dari Fasad Menjadi Memori: Pameran Tampak Depan Ody Yogi Hidupkan Kembali Kisah Kota Palembang

Perupa Ody Yogi menghadirkan pameran bertajuk Tampak Depan yang mengangkat wajah Kota Palembang melalui ilustrasi fasad bangunan. Pameran ini mengajak pengunjung mengenang berbagai tempat yang pernah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Bangunan-bangunan lama ditampilkan bukan sekadar sebagai objek visual, tetapi juga sebagai pengingat perjalanan sebuah kota. Melalui karya-karyanya, Ody berusaha merekam perubahan ruang yang terus berlangsung dari waktu ke waktu. Pameran tersebut menjadi ruang untuk merawat ingatan kolektif warga Palembang terhadap kotanya.

Dalam pameran ini, Ody menampilkan ilustrasi berbagai bangunan yang memiliki nilai sejarah maupun emosional. Setiap fasad menyimpan cerita tentang aktivitas masyarakat, pertemuan keluarga, hingga perubahan wajah perkotaan. Pengunjung diajak melihat bagaimana sebuah bangunan dapat menjadi saksi perjalanan kehidupan sehari-hari. Pendekatan visual yang sederhana membuat setiap karya mudah dipahami oleh berbagai kalangan. Konsep tersebut memperlihatkan bahwa memori kota tidak hanya tersimpan dalam arsip, tetapi juga pada bangunan yang masih berdiri.

Menurut Ody, fasad bangunan merupakan bagian pertama yang biasanya diingat seseorang ketika mengenang suatu tempat. Dari tampilan depan itulah lahir berbagai cerita dan pengalaman yang melekat dalam ingatan. Karena itu, ia memilih menghadirkan karya yang berfokus pada bentuk luar bangunan tanpa menghilangkan nilai emosionalnya. Pameran ini juga menjadi ajakan untuk lebih menghargai warisan arsitektur yang masih tersisa di Palembang.

Pameran Tampak Depan menunjukkan bahwa seni dapat menjadi media untuk menjaga sejarah kota tetap hidup. Karya-karya Ody Yogi menghadirkan ruang refleksi mengenai hubungan antara manusia, bangunan, dan kenangan. Di tengah pesatnya perkembangan perkotaan, dokumentasi visual seperti ini menjadi pengingat penting akan identitas sebuah daerah. Melalui pendekatan tersebut, Ody berharap generasi muda semakin mengenal sekaligus mencintai sejarah Kota Palembang.

Similar Posts

  • Saat Serangan Stroke Diceritakan dalam Lukisan Afnan Malay

    Seniman sekaligus penyair Afnan Malay menuangkan pengalaman pribadinya saat terserang stroke ke dalam karya-karya lukisan abstrak. Kisah tersebut hadir melalui pameran tunggal bertajuk Energi Rupa yang digelar di Kembang Jati Art House, Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Pameran dibuka pada 18 Juli 2026 dan menampilkan lebih dari 25 karya yang merekam perjalanan hidup, ingatan, serta proses pemulihan…

  • Jeffrey Epstein Habiskan Ratusan Juta Rupiah untuk Beli Koleksi Seni Indonesia

    Nama Jeffrey Epstein kembali menjadi sorotan setelah dokumen terbaru yang berkaitan dengan jaringan keuangannya mengungkap aktivitas pembelian karya seni dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Sejumlah dokumen yang dianalisis media internasional menunjukkan Epstein pernah menghabiskan puluhan ribu dolar Amerika Serikat untuk memperoleh karya seni Indonesia. Jika dikonversikan ke nilai tukar saat ini, jumlah tersebut mencapai ratusan…

  • HIKMAT rilis koleksi “Brush Strokes” angkat permainan warna dan siluet

    Jenama fesyen lokal HIKMAT kembali menghadirkan koleksi terbaru bertajuk Brush Strokes yang mengusung eksplorasi warna, tekstur, dan siluet modern. Koleksi ini terinspirasi dari sapuan kuas pada karya seni lukis yang diterjemahkan ke dalam desain busana kontemporer. Setiap rancangan menampilkan perpaduan warna yang berani dengan potongan yang tetap nyaman dikenakan dalam berbagai kesempatan. Melalui koleksi tersebut,…

  • Pancer Art Exhibition #3 Tampilkan 54 Karya Seni di Pacitan

    Pancer Art Exhibition #3 kembali menjadi ruang bagi seniman untuk memperkenalkan karya kepada masyarakat di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Pameran tersebut menghadirkan sebanyak 54 karya seni dengan karakter visual dan pendekatan kreatif beragam. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan geliat seni rupa yang terus berkembang di daerah berjuluk Kota 1001 Gua tersebut. Puluhan karya yang dipamerkan menjadi…

  • Kolaborasi Mendukung Perkembangan Industri Kreatif

    Kolaborasi menjadi salah satu kunci utama dalam mendorong pertumbuhan industri kreatif di Indonesia. Sinergi antara pelaku usaha, komunitas, pemerintah, akademisi, hingga kreator mampu melahirkan inovasi yang lebih beragam dan kompetitif. Melalui kerja sama, setiap pihak dapat saling melengkapi keahlian, sumber daya, serta jaringan yang dimiliki. Kondisi tersebut membuka peluang terciptanya produk dan layanan kreatif yang…

  • Mengenal Lawang Sakepeng, Warisan Budaya Dayak yang Meriahkan Festival Kampung 5

    Lawang Sakepeng menjadi salah satu atraksi budaya yang mencuri perhatian dalam Festival Kampung 5. Pertunjukan tersebut memperkenalkan tradisi khas Suku Dayak Ngaju kepada masyarakat luas. Lawang Sakepeng merupakan seni tradisional yang digunakan untuk menyambut tamu kehormatan. Atraksi ini menggabungkan unsur bela diri, adat, dan penghormatan kepada tamu yang datang. Pada Festival Kampung 5, penampilan Lawang…