Bappenas: Seni budaya jadi investasi tingkatkan nilai tambah ekonomi

Kementerian PPN/Bappenas mendorong seni dan budaya dipandang sebagai investasi pembangunan, bukan sekadar kegiatan pelestarian. Sektor kebudayaan dinilai mampu memberikan dampak ekonomi sekaligus memperkuat identitas nasional. Pemerintah juga mendorong pengelolaan kebudayaan yang terhubung dengan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat.

Bappenas menempatkan pemajuan kebudayaan sebagai bagian penting dalam agenda pembangunan nasional. Program kebudayaan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Target penduduk yang bekerja di bidang seni budaya pada 2026 ditetapkan mencapai 0,51 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan realisasi 0,43 persen pada 2023.

Penguatan ekosistem seni budaya juga dilakukan melalui pengembangan talenta nasional. Manajemen Talenta Nasional menjadi program prioritas yang digagas Bappenas untuk mengembangkan talenta Indonesia. Pada bidang seni budaya, pelaksanaannya dikelola Kementerian Kebudayaan. Program tersebut diarahkan mulai dari pembibitan hingga membantu talenta Indonesia mencapai panggung internasional.

Kemenko PMK juga menekankan investasi negara pada kebudayaan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Digitalisasi kebudayaan, penguatan ekonomi kreatif, dan pemanfaatan cagar budaya menjadi beberapa langkah yang didorong pemerintah. Rumah Budaya Indonesia juga diharapkan bukan hanya menjadi sarana diplomasi budaya. Program tersebut dapat dikembangkan sebagai pengungkit aktivitas ekonomi masyarakat.

Pendekatan tersebut menunjukkan seni budaya memiliki potensi ekonomi ketika didukung ekosistem dan kebijakan yang tepat. Karya seni dapat menghasilkan nilai tambah melalui pertunjukan, pariwisata, kerajinan, film, musik, dan kekayaan intelektual. Namun, pelestarian nilai budaya tetap perlu berjalan bersama upaya komersialisasi. Kolaborasi pemerintah, pelaku seni, masyarakat, dan sektor swasta menjadi penting untuk menciptakan manfaat ekonomi berkelanjutan.

Similar Posts

  • Menelusuri Karya Seni Oesman Effendi di Galeri Nasional Indonesia

    Galeri Nasional Indonesia menghadirkan pameran Oesman Effendi bertajuk “Oesman Effendi (1919–1985): Arsip dan Karya”. Pameran yang berlangsung mulai 27 Juni hingga 6 September 2026 ini mengajak pengunjung menelusuri perjalanan kreatif salah satu pelopor seni lukis abstrak Indonesia. Beragam lukisan, arsip, dokumen, hingga karya cukil kayu dipamerkan untuk memberikan gambaran utuh mengenai kiprah sang seniman. Pameran…

  • Tak Lekang Waktu, Ini Tiga Lukisan Paling Ikonik di Dunia

    Lukisan menjadi salah satu bentuk karya seni yang mampu melampaui batas waktu. Beberapa mahakarya tetap dikenal meski telah berusia ratusan tahun. Nilai sejarah, teknik, dan kisah di balik pembuatannya membuat karya tersebut terus menarik perhatian. Tidak sedikit lukisan yang menjadi destinasi utama di museum-museum dunia. Berikut tiga lukisan paling ikonik yang hingga kini masih memikat…

  • Pramono apresiasi Pameran Threads of Wax bentuk kolaborasi RI-Hungaria

    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengapresiasi penyelenggaraan pameran Threads of Wax yang menampilkan kolaborasi seni dan budaya antara Indonesia dengan Hungaria. Menurutnya, pameran tersebut tidak hanya memperlihatkan keindahan karya seni, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan budaya dan persahabatan antara kedua negara. Pameran Threads of Wax menghadirkan berbagai karya yang memadukan unsur batik Indonesia dengan…

  • Bentara Budaya Gelar Pameran Lukisan Anak dan Maestro, Soroti Dunia Anak dari Masa ke Masa

    Bentara Budaya menggelar pameran seni yang menghadirkan karya lukisan anak-anak dan para maestro seni rupa Indonesia dalam satu ruang yang sama. Pameran ini mengangkat tema tentang dunia anak serta bagaimana perspektif terhadap masa kanak-kanak berkembang dari waktu ke waktu. Melalui pendekatan tersebut, pengunjung diajak melihat berbagai interpretasi mengenai kehidupan, imajinasi, dan pengalaman anak dari sudut…

  • Musik A Cappella dan Tari Tradisional Pererat Pertukaran Budaya di Sekolah Bekasi

    Musik a cappella dan tari tradisional menjadi bagian penting dalam kegiatan pertukaran budaya yang digelar di sebuah sekolah di Bekasi. Program tersebut menghadirkan pelajar dari berbagai latar belakang untuk saling mengenal budaya melalui seni pertunjukan. Penampilan musik tanpa iringan alat dan tarian daerah mendapat sambutan hangat dari para peserta. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat…

  • Kidung By RWD Bawa Karya Eksperimental ke ArtMoments Jakarta 2026

    Kidung By RWD turut meramaikan ArtMoments Jakarta 2026 dengan menghadirkan sejumlah karya eksperimental dari para seniman lintas disiplin. Partisipasi ruang seni independen asal Yogyakarta tersebut menjadi bagian dari tema kuratorial “Offerings” yang diusung ArtMoments Jakarta tahun ini. Tema tersebut mengajak publik memaknai seni sebagai ruang pertukaran gagasan, emosi, dan koneksi antarmanusia. Dalam pameran ini, Kidung…