Lana Del Rey Siapkan Album Pendamping STOVE, Berisi Cerita Pribadi Selama Empat Tahun Terakhir

Lana Del Rey mengungkapkan tengah menyiapkan album pendamping untuk proyek terbarunya yang berjudul STOVE. Kabar tersebut disampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Kamis, 16 Juli 2026. Penyanyi asal Amerika Serikat itu menyebut kedua album tersebut merupakan karya terbaik yang pernah dibuatnya. Album pendamping masih belum memiliki judul resmi dan diperkirakan rampung dalam waktu sekitar satu bulan. Del Rey juga mengisyaratkan kedua proyek tersebut akan dirilis dalam waktu yang berdekatan.

Menurut Lana Del Rey, album pendamping lahir secara alami selama proses penyelesaian STOVE. Ia mengaku banyak lagu berkembang menjadi lebih autobiografis dibandingkan perkiraan awal. Musisi berusia 41 tahun itu mengatakan empat tahun terakhir menghadirkan banyak perubahan dalam hidupnya. Pengalaman tersebut kemudian menjadi inspirasi utama dalam proses penulisan lagu. Del Rey menyebut album itu sebagai refleksi terhadap perjalanan hidup, pertumbuhan pribadi, dan berbagai tantangan yang dihadapinya.

Album STOVE sendiri telah mengalami beberapa perubahan sejak pertama kali diumumkan pada 2024. Proyek tersebut sebelumnya diperkenalkan dengan judul Lasso, kemudian berganti menjadi The Right Person Will Stay, sebelum akhirnya resmi menggunakan nama STOVE. Selama masa penantian, Del Rey merilis beberapa lagu, termasuk Henry, Come On, Bluebird, dan White Feather Hawk Tail Deer Hunter. Lagu-lagu tersebut menampilkan nuansa country yang menjadi arah musikal album terbarunya.

Lana Del Rey mengaku bersyukur para penggemarnya tetap sabar menunggu proyek tersebut selesai. Ia berharap kedua album dapat memberikan pengalaman mendalam bagi para pendengar melalui lirik yang lebih personal. Penyanyi pelantun Video Games itu juga mengisyaratkan masih ada beberapa sentuhan akhir sebelum proses produksi vinil dimulai. Meski belum mengumumkan tanggal rilis resmi, Del Rey memastikan STOVE dan album pendamping akan menjadi babak baru dalam perjalanan musiknya.

Similar Posts

  • Tambah Jadwal, 5SOS Konser Lagi di Indonesia Arena 6 Desember

    Kabar gembira bagi para penggemar 5 Seconds of Summer (5SOS) di Indonesia. Setelah tingginya antusiasme terhadap penjualan tiket konser sebelumnya, promotor resmi mengumumkan penambahan jadwal konser 5SOS di Indonesia Arena, Jakarta, pada 6 Desember. Keputusan ini diambil untuk mengakomodasi besarnya minat penggemar yang ingin menyaksikan penampilan band asal Australia tersebut secara langsung. Penambahan jadwal konser…

  • Harga Tiket Ye Live in Jakarta 2026, Mulai Rp 1,8 Jutaan

    Konser Ye (Kanye West) bertajuk Ye Live in Jakarta 2026 dipastikan akan digelar pada 24 Oktober 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Promotor telah merilis daftar harga tiket yang dibanderol mulai Rp1.875.000 hingga Rp9.850.000 sebelum pajak dan biaya administrasi. Penjualan resmi dilakukan melalui yejakarta.com. Kategori tiket termurah adalah CAT 4A dan CAT…

  • Gebrakan Lafa Pratomo di Album Garis Tegak, Crossover Genre-nya Pecah Parah!

    Musisi dan produser Lafa Pratomo kembali menunjukkan keberaniannya bereksperimen melalui album terbaru bertajuk Garis Tegak. Album ini menghadirkan perpaduan berbagai genre yang diramu menjadi satu identitas musikal. Lafa dikenal sebagai produser yang kerap mengeksplorasi pop, jazz, folk, rock, hingga musik elektronik dalam berbagai proyeknya. Karakter tersebut kembali terasa kuat dalam Garis Tegak. Album ini menjadi…

  • Radiohead Luncurkan Motion Picture House KID A MNESIA, Pengalaman Audiovisual Imersif untuk Penggemar

    LONDON – Motion Picture House KID A MNESIA resmi diumumkan oleh Radiohead sebagai proyek terbaru yang menghadirkan pengalaman audiovisual berskala besar. Proyek ini menggabungkan musik, seni visual, dan teknologi sehingga penggemar dapat menikmati karya Radiohead dengan cara yang berbeda. Pengumuman Motion Picture House KID A MNESIA langsung menarik perhatian pencinta musik alternatif. Pasalnya, proyek tersebut…

  • The Changcuters Tak Pernah Tampil dengan Kostum Berbeda Selama Dua Dekade Berkarir

    The Changcuters memiliki ciri khas yang tidak hanya terlihat dari musik dan aksi panggung energik. Band asal Bandung tersebut selalu mengenakan kostum seragam ketika tampil bersama. Tradisi tersebut tetap dipertahankan setelah mereka menjalani perjalanan musik selama lebih dari dua dekade. Keseragaman pakaian bahkan dianggap sebagai bagian penting identitas The Changcuters. Dipa mengungkapkan The Changcuters belum…

  • Wayang Kembali ke Industri Musik, Gandeng Vokalis Baru untuk Warna Berbeda

    JAKARTA – Wayang kembali ke industri musik Indonesia setelah cukup lama tidak aktif merilis karya baru. Kabar tersebut disambut antusias oleh para penggemar yang telah menantikan kehadiran grup musik yang pernah populer lewat sejumlah lagu hits pada masanya. Comeback kali ini menjadi perhatian karena Wayang dikabarkan hadir dengan formasi baru, termasuk menggandeng seorang vokalis baru…