Gebrakan Lafa Pratomo di Album Garis Tegak, Crossover Genre-nya Pecah Parah!
Musisi dan produser Lafa Pratomo kembali menunjukkan keberaniannya bereksperimen melalui album terbaru bertajuk Garis Tegak. Album ini menghadirkan perpaduan berbagai genre yang diramu menjadi satu identitas musikal. Lafa dikenal sebagai produser yang kerap mengeksplorasi pop, jazz, folk, rock, hingga musik elektronik dalam berbagai proyeknya. Karakter tersebut kembali terasa kuat dalam Garis Tegak. Album ini menjadi ruang bagi Lafa untuk menghadirkan pendekatan musik yang lebih bebas dan personal.
Lewat Garis Tegak, Lafa menggabungkan berbagai elemen musik tanpa kehilangan benang merah di setiap lagu. Aransemen yang dinamis dipadukan dengan permainan instrumen yang kaya menciptakan pengalaman mendengarkan yang berbeda. Pendekatan crossover genre membuat setiap lagu memiliki karakter tersendiri. Meski begitu, keseluruhan album tetap terdengar utuh dan konsisten. Eksplorasi tersebut memperlihatkan kematangan Lafa sebagai musisi sekaligus produser.
Nama Lafa Pratomo sendiri telah lama dikenal melalui berbagai kolaborasi bersama musisi Indonesia. Ia pernah terlibat dalam proyek Danilla, Iwan Fals, The Panturas, Polka Wars, hingga Idgitaf. Sentuhan produksinya dikenal mampu menghadirkan warna baru bagi setiap karya. Pengalaman panjang itu menjadi bekal penting dalam menggarap album Garis Tegak. Pendekatan musikalnya selalu menempatkan eksplorasi sebagai bagian utama dari proses kreatif.
Perilisan Garis Tegak semakin menegaskan posisi Lafa Pratomo sebagai salah satu produser dan musisi yang konsisten mendorong batas kreativitas di industri musik Indonesia. Album ini tidak hanya menawarkan variasi genre, tetapi juga menunjukkan bahwa eksplorasi musikal dapat menghasilkan karya yang tetap mudah dinikmati. Kehadirannya menambah daftar proyek penting dalam perjalanan karier Lafa sebagai salah satu sosok berpengaruh di balik banyak karya musisi Tanah Air.
