Gebrakan Lafa Pratomo di Album Garis Tegak, Crossover Genre-nya Pecah Parah!

Musisi dan produser Lafa Pratomo kembali menunjukkan keberaniannya bereksperimen melalui album terbaru bertajuk Garis Tegak. Album ini menghadirkan perpaduan berbagai genre yang diramu menjadi satu identitas musikal. Lafa dikenal sebagai produser yang kerap mengeksplorasi pop, jazz, folk, rock, hingga musik elektronik dalam berbagai proyeknya. Karakter tersebut kembali terasa kuat dalam Garis Tegak. Album ini menjadi ruang bagi Lafa untuk menghadirkan pendekatan musik yang lebih bebas dan personal.

Lewat Garis Tegak, Lafa menggabungkan berbagai elemen musik tanpa kehilangan benang merah di setiap lagu. Aransemen yang dinamis dipadukan dengan permainan instrumen yang kaya menciptakan pengalaman mendengarkan yang berbeda. Pendekatan crossover genre membuat setiap lagu memiliki karakter tersendiri. Meski begitu, keseluruhan album tetap terdengar utuh dan konsisten. Eksplorasi tersebut memperlihatkan kematangan Lafa sebagai musisi sekaligus produser.

Nama Lafa Pratomo sendiri telah lama dikenal melalui berbagai kolaborasi bersama musisi Indonesia. Ia pernah terlibat dalam proyek Danilla, Iwan Fals, The Panturas, Polka Wars, hingga Idgitaf. Sentuhan produksinya dikenal mampu menghadirkan warna baru bagi setiap karya. Pengalaman panjang itu menjadi bekal penting dalam menggarap album Garis Tegak. Pendekatan musikalnya selalu menempatkan eksplorasi sebagai bagian utama dari proses kreatif.

Perilisan Garis Tegak semakin menegaskan posisi Lafa Pratomo sebagai salah satu produser dan musisi yang konsisten mendorong batas kreativitas di industri musik Indonesia. Album ini tidak hanya menawarkan variasi genre, tetapi juga menunjukkan bahwa eksplorasi musikal dapat menghasilkan karya yang tetap mudah dinikmati. Kehadirannya menambah daftar proyek penting dalam perjalanan karier Lafa sebagai salah satu sosok berpengaruh di balik banyak karya musisi Tanah Air.

Similar Posts

  • The Rose Konser ROSETOPIA di Jakarta 23 Oktober 2026

    Band rock asal Korea Selatan, The Rose, dipastikan kembali menyapa penggemarnya di Indonesia melalui tur Asia bertajuk ROSETOPIA. Konser tersebut akan digelar pada 23 Oktober 2026 di The Kasablanka Hall, Jakarta. Kabar ini diumumkan oleh promotor CK Star Entertainment Indonesia melalui media sosial resminya. Jakarta menjadi salah satu kota yang masuk dalam rangkaian tur Asia…

  • Baskara Putra Dulu Cuma Pendengar, Kini Sepanggung Bareng PWG

    Musisi Baskara Putra membagikan kisah perjalanannya hingga akhirnya tampil satu panggung bersama band asal Inggris, Public Warning Group (PWG). Ia mengaku pernah menjadi pendengar yang mengagumi karya-karya grup tersebut sejak masih merintis karier di industri musik. Kesempatan tampil bersama menjadi pengalaman yang tidak pernah dibayangkannya sebelumnya. Momen itu sekaligus menjadi bukti perjalanan panjang yang telah…

  • Inul Daratista Yakin Masa Depan Musik Dangdut Cerah di Tangan Gen Z

    Pedangdut senior Inul Daratista optimistis masa depan musik dangdut akan semakin cerah berkat peran generasi Z. Menurutnya, anak muda saat ini mampu menghadirkan warna baru tanpa meninggalkan akar budaya yang menjadi identitas dangdut Indonesia. Inul menilai perkembangan platform digital telah membuka peluang besar bagi musisi muda untuk memperkenalkan karya mereka. Melalui media sosial dan layanan…

  • Gak Nyangka! Rich Brian Jadi Backing Vocal Honk! Bagian ‘Om Telolet Om!’

    Girl group Indonesia No Na kembali mencuri perhatian melalui single terbaru berjudul “Honk!”. Lagu tersebut resmi dijadwalkan meluncur pada 31 Juli 2026. Menariknya, “Honk!” membawa kembali fenomena “Om Telolet Om” yang pernah mendunia pada 2016. Konsep lagunya menggabungkan unsur pop modern dengan identitas budaya internet Indonesia. Kejutan lain muncul dari keterlibatan rapper Indonesia, Rich Brian,…

  • Kepergian Trisno Jadi Kehilangan Terbesar, Bakal Seperti Apa Musik Pas Band Nanti?

    Kepergian Trisno menjadi kehilangan besar bagi perjalanan musik PAS Band yang telah berlangsung lebih dari tiga dekade. Trisno dikenal sebagai pemain bass yang ikut membentuk karakter musikal grup rock asal Bandung tersebut. Ia menjadi bagian formasi awal bersama Yukie, Bengbeng, dan Richard Mutter. PAS Band sendiri mulai berkembang dari lingkungan kampus pada awal 1990-an. Peran…

  • Grammy Awards Tambah Kategori Best Asian Pop Music Mulai 2027

    Ajang penghargaan musik bergengsi Grammy Awards dikabarkan akan menambahkan kategori baru bertajuk Best Asian Pop Music mulai penyelenggaraan tahun 2027. Kehadiran kategori ini dinilai sebagai bentuk pengakuan terhadap pesatnya perkembangan musik pop Asia yang semakin mendunia dalam beberapa tahun terakhir. Popularitas musik Asia terus meningkat berkat kesuksesan berbagai artis dan grup dari Korea Selatan, Jepang,…