The Changcuters Tak Pernah Tampil dengan Kostum Berbeda Selama Dua Dekade Berkarir

The Changcuters memiliki ciri khas yang tidak hanya terlihat dari musik dan aksi panggung energik. Band asal Bandung tersebut selalu mengenakan kostum seragam ketika tampil bersama. Tradisi tersebut tetap dipertahankan setelah mereka menjalani perjalanan musik selama lebih dari dua dekade. Keseragaman pakaian bahkan dianggap sebagai bagian penting identitas The Changcuters.

Dipa mengungkapkan The Changcuters belum pernah tampil menggunakan kostum berbeda antaranggota. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada 25 Juni 2026. Komitmen tersebut pernah diuji ketika salah satu anggota ketinggalan koper menjelang pertunjukan. Mereka akhirnya membeli pakaian baru agar seluruh personel tetap tampil seragam.

Tria mengatakan prinsip kebersamaan juga diterapkan ketika salah satu anggota melupakan bagian kostumnya. Jika dasi tidak tersedia, seluruh personel dapat memilih melepas dasi bersama. Qibil juga menegaskan keseragaman menjadi komitmen selama mereka membawa nama The Changcuters. Menurutnya, identitas tersebut tetap berlaku meskipun penampilan hanya berbentuk audio.

Qibil diketahui memiliki peran penting dalam menentukan konsep kostum panggung grup tersebut. Ia mempertimbangkan latar acara dan warna yang digunakan dalam penampilan sebelumnya. Pada 2022, Tria bahkan mengatakan konsep kostum sudah dipikirkan sejak mereka tampil di acara sekolah. Jaket kulit, celana ketat, dasi, dan gaya retro kemudian menjadi identitas visual mereka.

The Changcuters dibentuk pada 2004 dengan Tria, Qibil, Alda, Dipa, dan Erick sebagai personelnya. Formasi tersebut tetap bertahan hingga perjalanan mereka memasuki tahun ke-22 pada 2026. Tahun ini, mereka juga kembali menunjukkan eksistensi melalui album terbaru bertajuk “WOW MA”. Kekompakan kostum menjadi salah satu bukti konsistensi identitas mereka selama puluhan tahun.

Similar Posts

  • Mario G Klau dan Juan Reza Rilis Baby Pelan Pelan, Lagu Jatuh Cinta Jenaka

    Mario G Klau kembali berkolaborasi dengan Juan Reza melalui single terbaru berjudul Baby Ko Pelan Pelan. Lagu tersebut resmi dirilis pada 24 Juli 2026 di berbagai platform musik digital. Karya ini menghadirkan warna berbeda dibanding lagu galau yang sebelumnya identik dengan Mario G Klau. Kali ini, keduanya mengusung kisah jatuh cinta dengan nuansa ringan, jenaka,…

  • Nuca Buat Sobat Nuca Menangis dengan Lagu Satu Hari Bersamamu di Event ‘[LAGI] Sama Nuca’

    Penyanyi muda Nuca berhasil menciptakan suasana haru saat membawakan lagu Satu Hari Bersamamu dalam acara [LAGI] Sama Nuca. Penampilan tersebut membuat banyak Sobat Nuca larut dalam emosi. Beberapa penggemar bahkan tampak menitikkan air mata saat lagu dinyanyikan secara langsung. Acara [LAGI] Sama Nuca dirancang sebagai momen untuk bernyanyi, berbagi cerita, dan berinteraksi lebih dekat dengan…

  • The Neighbourhood Umumkan Tur Dunia 2026, Jakarta Masuk Daftar

    Band rock alternatif asal Amerika Serikat, The Neighbourhood, resmi mengumumkan rangkaian The Wourld Tour 2026. Tur ini digelar untuk mendukung album terbaru mereka bertajuk (((((ultraSOUND))))). Setelah sempat vakum dari aktivitas grup, Jesse Rutherford dan kawan-kawan akhirnya kembali menyapa penggemar melalui tur berskala global. Rangkaian konser akan dimulai pada Maret 2026 di Austin, Texas, sebelum berlanjut…

  • Allequa Comeback Lewat Eternal Melody, Main Bass sampai Ciptakan Dunia Sendiri

    Musisi Allequa resmi kembali meramaikan industri musik Indonesia melalui karya terbaru berjudul Eternal Melody. Lagu ini menandai comeback setelah cukup lama tidak merilis materi baru. Dalam proyek tersebut, Allequa tidak hanya tampil sebagai penyanyi, tetapi juga memainkan bass dan terlibat langsung dalam proses kreatif. Pendekatan tersebut menunjukkan keinginannya menghadirkan karya yang lebih personal dan mencerminkan…

  • Go Global Lewat Lagu Mandarin, Icha Yang Hibur Masyarakat di Kampung Halaman

    Penyanyi Icha terus memperluas karier musiknya melalui Lagu Mandarin. Langkah tersebut menjadi bagian dari upayanya menjangkau pasar musik internasional. Meski demikian, ia tetap menyempatkan diri tampil menghibur masyarakat di kampung halamannya. Icha mengaku tertarik membawakan lagu berbahasa Mandarin karena ingin memperluas pengalaman bermusik. Ia juga melihat besarnya peluang industri musik Mandarin di tingkat regional maupun…

  • Gak Nyangka! Rich Brian Jadi Backing Vocal Honk! Bagian ‘Om Telolet Om!’

    Girl group Indonesia No Na kembali mencuri perhatian melalui single terbaru berjudul “Honk!”. Lagu tersebut resmi dijadwalkan meluncur pada 31 Juli 2026. Menariknya, “Honk!” membawa kembali fenomena “Om Telolet Om” yang pernah mendunia pada 2016. Konsep lagunya menggabungkan unsur pop modern dengan identitas budaya internet Indonesia. Kejutan lain muncul dari keterlibatan rapper Indonesia, Rich Brian,…