ITDC perkuat promosi kuliner khas Lombok

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC terus memperkuat promosi kuliner khas Lombok sebagai bagian dari strategi pengembangan pariwisata. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkenalkan kekayaan cita rasa lokal kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. ITDC menilai kuliner menjadi salah satu daya tarik penting yang mampu meningkatkan pengalaman wisata. Promosi juga diharapkan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro dan ekonomi kreatif. Langkah ini sejalan dengan pengembangan kawasan pariwisata berkelanjutan di Lombok.

Promosi kuliner dilakukan melalui berbagai kegiatan, termasuk festival makanan, kolaborasi dengan pelaku UMKM, dan penyajian menu khas di kawasan wisata. Sejumlah hidangan tradisional seperti ayam taliwang, plecing kangkung, sate rembiga, dan bebalung menjadi sajian unggulan. ITDC juga mendorong pelaku usaha menghadirkan kualitas produk yang konsisten. Selain mempertahankan cita rasa autentik, aspek kebersihan dan pelayanan turut menjadi perhatian. Langkah tersebut diharapkan meningkatkan daya saing kuliner Lombok di tingkat nasional maupun internasional.

General Manager The Mandalika, ITDC, menyatakan promosi kuliner menjadi bagian penting dalam membangun identitas destinasi wisata. Wisatawan kini tidak hanya mencari keindahan alam, tetapi juga pengalaman gastronomi yang khas. Karena itu, ITDC menggandeng pemerintah daerah, komunitas kuliner, serta pelaku UMKM untuk memperluas promosi. Sinergi tersebut diharapkan mampu membuka peluang pasar yang lebih besar bagi produk lokal. Kehadiran kuliner khas juga menjadi nilai tambah bagi kawasan The Mandalika.

ITDC optimistis promosi kuliner dapat meningkatkan lama tinggal dan belanja wisatawan di Lombok. Semakin banyak wisatawan menikmati makanan khas, semakin besar pula manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Pemerintah dan pelaku usaha diharapkan terus menjaga kualitas serta keaslian kuliner daerah. Inovasi penyajian juga diperlukan tanpa menghilangkan identitas budaya lokal. Melalui strategi tersebut, ITDC ingin menjadikan Lombok tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga sebagai destinasi wisata kuliner unggulan di Indonesia.

Similar Posts

  • OJK Jambi membekali perempuan dengan edukasi literasi keuangan

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi terus memperkuat literasi keuangan di kalangan perempuan melalui berbagai program edukasi. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya perempuan, dalam mengelola keuangan secara bijak dan memanfaatkan layanan keuangan formal dengan aman. Kegiatan edukasi tersebut menyasar berbagai kelompok perempuan, mulai dari pelaku UMKM, ibu rumah tangga, komunitas perempuan, hingga…

  • Harga Emas Antam, UBS dan Galeri 24 Hari Ini Turun

    Harga emas yang dijual melalui Pegadaian kompak melemah pada perdagangan hari ini. Penurunan terjadi pada tiga produk emas populer, yakni Antam, UBS, dan Galeri 24. Koreksi harga mengikuti pergerakan pasar logam mulia yang masih berfluktuasi dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan data Pegadaian, harga emas Antam turun Rp12.000 menjadi Rp2.812.000 per gram. Sementara itu, emas Galeri…

  • Insentif Dapur MBG Tak Lagi Sama Rata Rp 6 Juta/Hari, Ini Rencana BGN

    Badan Gizi Nasional (BGN) berencana mengubah skema insentif untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selama ini, setiap dapur menerima insentif tetap sebesar Rp6 juta per hari, tanpa memperhitungkan jumlah penerima manfaat yang dilayani. Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan skema tersebut sedang dievaluasi. Menurutnya, sistem yang berlaku saat…

  • Mengapa Pengusaha Meminta Tarif Penyeberangan Dinaikkan

    Kalangan pengusaha angkutan penyeberangan meminta pemerintah menaikkan tarif penyeberangan karena biaya operasional kapal terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan harga bahan bakar, biaya perawatan armada, suku cadang, serta kebutuhan operasional lainnya disebut menjadi alasan utama di balik usulan tersebut. Asosiasi pelaku usaha penyeberangan menilai tarif yang berlaku saat ini sudah tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi…

  • Manuver Putar Balik Bank Sentral dan Rencana Bisnis DNAR hingga BBCA

    Perubahan arah kebijakan sejumlah bank sentral global menjadi perhatian utama pelaku pasar pada pertengahan 2026. Setelah sebelumnya mempertahankan suku bunga tinggi untuk menekan inflasi, beberapa bank sentral mulai memberikan sinyal pelonggaran kebijakan seiring meredanya tekanan harga dan perlambatan ekonomi global. Kondisi tersebut turut memengaruhi strategi bisnis perbankan di Indonesia dalam menyusun target pertumbuhan hingga akhir…

  • Paperboard Jadi Andalan Industri F&B di Tren Kemasan Ramah Lingkungan

    Industri makanan dan minuman (F&B) semakin gencar beralih ke kemasan ramah lingkungan seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap isu keberlanjutan. Salah satu material yang kini banyak digunakan adalah paperboard, yang dinilai mampu menjadi alternatif kemasan yang lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan berbasis plastik sekali pakai. Paperboard memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya diminati pelaku industri F&B. Material…