Wajib Belajar 13 Tahun Akan Diatur dalam Draf RUU Sisdiknas

Program wajib belajar 13 tahun akan mendapat penguatan melalui Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas). Ketentuan tersebut dimasukkan dalam draf revisi sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi pendidikan nasional sejak usia dini. Skema wajib belajar mencakup satu tahun pendidikan prasekolah, sembilan tahun pendidikan dasar, dan tiga tahun pendidikan menengah. Komisi X DPR RI menilai pengaturan dalam undang-undang diperlukan agar pelaksanaannya memiliki kepastian hukum yang lebih kuat.

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengatakan penguatan norma wajib belajar 13 tahun telah masuk dalam draf RUU Sisdiknas yang kini memasuki tahap pembahasan lanjutan. Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan meningkatkan rata-rata lama sekolah masyarakat Indonesia sekaligus memperluas akses pendidikan sejak usia dini. Draf RUU juga memuat sejumlah pembaruan lain, termasuk penguatan perlindungan guru dan peningkatan mutu pendidikan nasional.

Program wajib belajar 13 tahun menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Pemerintah menargetkan seluruh anak berusia lima hingga enam tahun mengikuti satu tahun pendidikan prasekolah sebelum masuk sekolah dasar. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memperkuat kesiapan belajar anak serta menekan angka anak tidak sekolah. Upaya tersebut juga didukung melalui Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah.

Meski demikian, Komisi X DPR RI mengingatkan penerapan wajib belajar 13 tahun harus dibarengi kesiapan infrastruktur, tenaga pendidik, dan anggaran. Pemerintah pusat dan daerah diminta memastikan layanan pendidikan anak usia dini tersedia secara merata sebelum kebijakan diterapkan penuh. Dengan dukungan regulasi yang kuat dan kesiapan pelaksanaan, program wajib belajar 13 tahun diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Similar Posts

  • Dai Nasional Isi Kegiatan Seminar Parenting SIT Nurul Fikri Aceh

    Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul Fikri Aceh kembali menggelar seminar parenting bagi orang tua siswa. Kegiatan tersebut menghadirkan dai nasional sebagai narasumber utama untuk memperkuat sinergi pendidikan antara sekolah dan keluarga. Seminar ini menjadi bagian dari program rutin sekolah setiap awal tahun ajaran. Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai peran penting keluarga dalam membentuk…

  • Puisi Siswi Sekolah Rakyat Pekanbaru Bikin Haru Peserta Open House

    Suasana haru menyelimuti kegiatan Open House Sekolah Rakyat di Pekanbaru ketika seorang siswi tampil membacakan puisi yang mengisahkan perjuangan hidup, mimpi, dan harapannya untuk meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan. Penampilan tersebut sukses menyentuh hati para tamu undangan, orang tua, hingga pejabat yang hadir dalam acara tersebut. Dengan penuh penghayatan, siswi tersebut membacakan…

  • Raker di Sabang, SMAN 9 Banda Aceh Perkuat Komitmen Wujudkan Pendidikan Berkualitas dan Berprestasi

    SMAN 9 Banda Aceh menggelar rapat kerja (raker) di Kota Sabang sebagai langkah menyusun program pendidikan tahun ajaran baru. Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penyusunan strategi peningkatan mutu sekolah. Raker diikuti oleh jajaran manajemen sekolah, guru, serta tenaga kependidikan. Selama kegiatan berlangsung, peserta membahas berbagai program prioritas yang akan dijalankan pada tahun ajaran 2026/2027….

  • Sekolah di Cianjur Wajib Pasang Spanduk Larangan Pungli saat SPMB 2026

    Pemerintah Kabupaten Cianjur mewajibkan seluruh sekolah memasang spanduk larangan pungutan liar atau pungli selama pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan proses penerimaan siswa berjalan transparan, adil, dan bebas dari praktik yang merugikan masyarakat. Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur meminta setiap sekolah memasang spanduk di lokasi yang mudah terlihat oleh calon…

  • Kemendikdasmen sediakan ribuan buku digital gratis lewat platform SIBI

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperluas akses bahan ajar dengan menyediakan ribuan buku digital gratis melalui Platform SIBI atau Sistem Informasi Perbukuan Indonesia. Layanan ini dihadirkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar sekaligus memudahkan siswa, guru, dan masyarakat memperoleh buku berkualitas secara daring. Melalui Platform SIBI, pengguna dapat mengakses berbagai jenis buku, mulai dari…

  • Kemdikti Sebut Talenta STEM Indonesia Kurang, Siapkan Lulusan SMA Unggul Garuda

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyebut Indonesia masih kekurangan talenta di bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika atau STEM. Saat ini, proporsi talenta STEM Indonesia masih di bawah 20 persen, jauh tertinggal dibanding negara maju yang telah mencapai 30 hingga 40 persen. Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kemdiktisaintek, Ardi Findyartini, mengatakan kondisi…