FINNA Art 2026 Hadirkan Liffi Wongso dan WD Willy sebagai Juri, Ajang Bergengsi bagi Seniman Indonesia
Ajang seni bergengsi FINNA Art 2026 kembali hadir dengan menghadirkan dua nama besar di dunia seni visual Indonesia, yakni Liffi Wongso dan WD Willy, sebagai dewan juri. Kehadiran keduanya diharapkan mampu meningkatkan kualitas kompetisi sekaligus memberikan inspirasi bagi para seniman muda di Tanah Air.
FINNA Art dikenal sebagai salah satu wadah yang mendorong kreativitas dan perkembangan seni visual Indonesia. Pada penyelenggaraan tahun 2026, panitia berupaya menghadirkan standar penilaian yang lebih tinggi dengan melibatkan figur berpengaruh di industri kreatif.
Liffi Wongso merupakan seniman visual yang dikenal melalui karya-karyanya yang inovatif dan sarat makna. Sementara itu, WD Willy memiliki pengalaman panjang dalam dunia seni dan kurasi, menjadikannya sosok yang disegani di kalangan pelaku industri kreatif.
Keterlibatan kedua juri ini menjadi sinyal bahwa FINNA Art 2026 tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga ruang apresiasi dan pengembangan talenta seni Indonesia. Para peserta nantinya akan dinilai berdasarkan orisinalitas, teknik, konsep, hingga pesan yang terkandung dalam karya.
Ajang ini juga diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi antara seniman muda dengan pelaku industri kreatif. Dengan semakin berkembangnya ekosistem seni di Indonesia, kompetisi seperti FINNA Art dinilai memiliki peran penting dalam melahirkan generasi kreatif baru yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Selain menjadi wadah kompetisi, FINNA Art 2026 juga menjadi sarana edukasi dan apresiasi seni bagi masyarakat luas. Kehadiran tokoh-tokoh ternama seperti Liffi Wongso dan WD Willy diharapkan dapat meningkatkan minat publik terhadap dunia seni visual.
Dengan dukungan berbagai pihak, FINNA Art 2026 diproyeksikan menjadi salah satu agenda seni terbesar yang dinantikan para kreator di Indonesia. Para peserta pun diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan karya terbaik mereka sekaligus memperluas jaringan di industri kreatif.
