Insentif Dapur MBG Tak Lagi Sama Rata Rp 6 Juta/Hari, Ini Rencana BGN

Badan Gizi Nasional (BGN) berencana mengubah skema insentif untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selama ini, setiap dapur menerima insentif tetap sebesar Rp6 juta per hari, tanpa memperhitungkan jumlah penerima manfaat yang dilayani.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan skema tersebut sedang dievaluasi. Menurutnya, sistem yang berlaku saat ini dinilai kurang mencerminkan kondisi di lapangan. Dapur yang melayani 1.500 penerima manfaat mendapatkan insentif yang sama dengan dapur yang hanya melayani 500 orang.

BGN berencana menyesuaikan besaran insentif berdasarkan jumlah penerima manfaat. Langkah ini dilakukan setelah proses verifikasi data penerima MBG selesai. Pemerintah ingin memastikan anggaran negara digunakan secara lebih efisien dan tepat sasaran.

Selain mengubah skema insentif, BGN juga akan melakukan penataan ulang jaringan dapur MBG. Beberapa dapur yang jumlah penerima manfaatnya terlalu sedikit berpotensi digabung dengan dapur lain di wilayah yang sama. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari proses refocusing program MBG.

Sebelumnya, insentif Rp6 juta per hari diberikan secara tetap kepada mitra penyedia fasilitas SPPG. Skema itu tidak bergantung pada jumlah porsi makanan yang diproduksi. Kebijakan tersebut mengacu pada petunjuk teknis penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis Tahun Anggaran 2026.

BGN menegaskan bahwa evaluasi insentif tidak akan memengaruhi anggaran bahan baku makanan bagi penerima manfaat. Dana bahan baku tetap dialokasikan sesuai kebutuhan program. Fokus perubahan hanya pada mekanisme insentif operasional dapur agar lebih adil dan sesuai beban kerja masing-masing SPPG.

Similar Posts

  • Ramai Pemain Baru, Persaingan Unit Usaha Syariah (UUS) Multifinace Kian Dinamis

    Industri pembiayaan syariah di Indonesia semakin menunjukkan pertumbuhan yang positif seiring bertambahnya jumlah pelaku usaha yang masuk ke segmen tersebut. Kehadiran sejumlah pemain baru membuat persaingan Unit Usaha Syariah (UUS) perusahaan multifinance kian dinamis, sekaligus memperluas pilihan layanan pembiayaan berbasis syariah bagi masyarakat. Dalam beberapa tahun terakhir, tren pembiayaan syariah terus mengalami peningkatan. Kondisi ini…

  • Kebut regenerasi petani, Banten galakkan pertanian modern

    Pemerintah Provinsi Banten terus mendorong regenerasi petani melalui pengembangan pertanian modern. Langkah ini dilakukan untuk menarik minat generasi muda agar terjun ke sektor pertanian yang selama ini identik dengan pekerjaan konvensional dan memiliki tingkat regenerasi yang relatif rendah. Dinas Pertanian Provinsi Banten menilai pemanfaatan teknologi menjadi kunci dalam meningkatkan daya tarik sektor pertanian. Berbagai inovasi…

  • Mendag Ancam Blacklist Pedagang yang Jual Minyakita di Atas HET Rp15.700/Liter

    Kementerian Perdagangan menegaskan akan menindak pedagang yang menjual Minyakita di atas harga eceran tertinggi Rp15.700 per liter.Langkah tegas ini mencakup ancaman blacklist bagi pelaku usaha yang terbukti melanggar ketentuan harga.Pemerintah ingin menjaga stabilitas harga minyak goreng di pasar. Kebijakan harga eceran tertinggi atau HET ditetapkan untuk melindungi daya beli masyarakat.Minyakita sebagai produk subsidi distribusi pemerintah…

  • Ekspor ke Australia, Pupuk Indonesia Pastikan Pasokan ke Petani Tak Terganggu

    Pupuk Indonesia memastikan bahwa kegiatan ekspor pupuk ke Australia tidak akan mengganggu pasokan untuk petani di dalam negeri.Perusahaan menegaskan bahwa kebutuhan domestik tetap menjadi prioritas utama dalam distribusi pupuk nasional.Kebijakan ekspor dilakukan secara terukur agar keseimbangan pasokan tetap terjaga. Pihak perusahaan menyampaikan bahwa stok pupuk bersubsidi untuk musim tanam tetap aman.Distribusi ke berbagai daerah sentra…

  • Kisi-Kisi Emiten Telko ISAT, TLKM, EXCL dari Pertarungan Monetisasi 5G

    Persaingan industri telekomunikasi Indonesia memasuki babak baru seiring semakin masifnya pengembangan jaringan 5G. Tiga emiten telekomunikasi besar, yakni PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT XL Smart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), kini menghadapi tantangan yang sama: bagaimana mengubah investasi besar pada infrastruktur 5G menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan….

  • Solusi Agentic Automation Tingkatkan Skala Bisnis Perusahaan

    Teknologi agentic automation mulai banyak dilirik perusahaan yang ingin meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mempercepat transformasi digital. Solusi ini dinilai mampu membantu bisnis mengelola proses yang semakin kompleks di tengah perkembangan kecerdasan buatan atau AI. Berbeda dengan otomatisasi konvensional yang hanya menjalankan tugas berulang, agentic automation memungkinkan sistem merencanakan, menjalankan, dan membantu pengambilan keputusan berdasarkan konteks…