Bukan Patung Labu, Ini Lukisan Yayoi Kusama yang Terjual Paling Mahal
Yayoi Kusama dikenal melalui patung labu, motif polkadot, dan instalasi Infinity Mirror Rooms. Namun, karya termahalnya di pasar lelang justru berupa lukisan. Karya tersebut berjudul White No. 28 dan menjadi bagian dari seri Infinity Nets.
White No. 28 dibuat pada 1960 ketika Kusama berada di New York. Lukisan tersebut menampilkan pola jaring putih yang berulang di atas latar gelap. Karya itu kemudian dilelang Christie’s New York pada 2014. Harganya mencapai US$7,109 juta atau sekitar Rp116 miliar saat itu.
Rekor tersebut membuat White No. 28 menjadi karya Kusama dengan harga lelang tertinggi. Lukisan itu juga memperkuat posisi Kusama sebagai salah satu seniman kontemporer paling bernilai. Seri Infinity Nets menjadi bagian penting dari perkembangan artistiknya sejak awal karier di Amerika Serikat.
Kusama mulai membuat Infinity Nets setelah pindah ke New York pada akhir 1950-an. Ia mengembangkan pola jaring melalui sapuan kuas yang berulang dan sangat detail. Pola tersebut menciptakan kesan tanpa pusat dan seolah terus meluas melewati batas kanvas.
Harga tinggi juga terlihat pada karya Infinity Nets lainnya. No. Red B, yang dibuat pada 1960, terjual US$7,0346 juta di Sotheby’s Hong Kong pada 2015. Sementara itu, Interminable Net #3 mencapai US$5,85 juta pada lelang Sotheby’s New York.
Popularitas Kusama kemudian berkembang melalui berbagai medium dan karya ikonik lainnya. Patung labu memang menjadi simbol yang paling mudah dikenali publik. Namun, lukisan Infinity Nets menunjukkan fondasi penting perjalanan artistiknya. Karya-karya tersebut kini menjadi bagian penting dari warisan seni Kusama setelah ia meninggal pada 14 Agustus 2026.
