Pongki Barata Reuni dengan Jikustik di Jogja, Konser 3 Dekade Siap Bawa Nostalgia

Pongki Barata akan kembali satu panggung bersama Jikustik dalam konser spesial di Yogyakarta. Konser bertajuk “3 Dekade Jikustik Feat Pongki Barata: Kembali Berpuisi” dijadwalkan berlangsung 14 November 2026. Acara digelar di Indraprasta Grand Ballroom, Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta.

Reuni ini menjadi momen istimewa bagi penggemar Jikustik. Pongki merupakan sosok penting dalam perjalanan awal grup tersebut di Yogyakarta. Ia dikenal sebagai vokalis sekaligus penulis lagu Jikustik pada era kejayaan mereka. Setelah berpisah pada 2011, Pongki melanjutkan perjalanan musik melalui proyek solo dan berbagai kolaborasi.

Konser tersebut akan membawa kembali lagu-lagu yang melekat dengan perjalanan musik Jikustik. Beberapa lagu yang menjadi bagian dari nostalgia penggemar antara lain “Puisi”, “Seribu Tahun Lamanya”, dan “Selamat Malam Dunia”. Lagu-lagu tersebut pernah menjadi pengiring berbagai kisah pendengarnya sejak masa sekolah hingga kehidupan berkeluarga.

Konsep konser juga dibuat dalam suasana ballroom yang lebih intim. Pintu masuk dijadwalkan dibuka pukul 19.30 WIB. Penampilan utama berlangsung sekitar pukul 21.00 hingga 22.30 WIB berdasarkan informasi penyelenggara. Penonton juga dapat menikmati rangkaian hiburan sebelum penampilan utama dimulai.

Bagi penggemar yang ingin menyaksikan reuni tersebut, tiket telah tersedia dalam beberapa kategori. Harga tiket konser dimulai dari Rp315 ribu untuk kategori Bronze. Tiket dapat diperoleh melalui kanal penjualan yang ditunjuk penyelenggara. Reuni Pongki dan Jikustik diperkirakan menjadi salah satu konser nostalgia yang menarik perhatian penggemar musik Indonesia.

Similar Posts

  • Josh Holmes Hadirkan ‘Say Yes Wedding Version’, Terinspirasi Nuansa Magis Pernikahan di Bali

    Musisi pop-punk asal Inggris, Josh Holmes, kembali menghadirkan warna baru melalui single Say Yes Wedding Version. Lagu tersebut menjadi aransemen ulang dari Say Yes yang dirilis pada 2025. Versi terbaru ini mengusung nuansa lebih hangat dan emosional untuk momen pernikahan. Holmes mengaku terinspirasi oleh atmosfer romantis serta keindahan alam Bali. Pulau Dewata menjadi tempat lahirnya…

  • Mikha Tambayong Fokus Nyanyi, Kosongkan Jadwal Akting Demi Rilis Album

    Mikha Tambayong memutuskan kembali memprioritaskan karier musik setelah beberapa tahun aktif membintangi film dan serial. Penyanyi sekaligus aktris itu mengaku sengaja mengosongkan jadwal akting sepanjang 2026 agar dapat fokus menyelesaikan album baru. Keinginan merilis album sebenarnya sudah muncul sejak satu hingga dua tahun terakhir. Namun, berbagai tawaran film membuat rencana tersebut terus tertunda. Kini, Mikha…

  • Kikong Jajal Main Musik, Dengerin Single Pertamanya Yuk!

    Kreator konten Kikong resmi melebarkan sayap ke industri musik dengan merilis single perdana berjudul Kisah Tanpa Arah. Lagu tersebut menjadi langkah awal Kikong untuk menunjukkan sisi lain di luar dunia hiburan digital. Single itu dirilis di berbagai platform musik digital pada Jumat, 17 Juli 2026. Melalui karya debutnya, Kikong ingin menyampaikan cerita tentang perjalanan cinta…

  • Nadin Amizah Rilis Moonlight, Lagu Arsip Zaman SMA Jadi Gerbang ke Semesta Laika

    Penyanyi dan penulis lagu Nadin Amizah resmi merilis Moonlight, sebuah karya yang memiliki cerita istimewa di balik proses penciptaannya. Lagu tersebut ternyata berasal dari arsip lama yang ditulis Nadin ketika masih duduk di bangku sekolah menengah atas. Setelah tersimpan selama bertahun-tahun, Moonlight akhirnya diperkenalkan kepada publik sebagai pembuka menuju semesta musikal bertajuk Laika. Perilisan ini…

  • Stepforward Rayakan 30 Tahun dengan EP “Tak Pernah Mati”, Persembahan untuk Ricky Siahaan

    Band hardcore asal Jakarta, Stepforward, merilis EP terbaru bertajuk “Tak Pernah Mati” pada 30 Agustus 2026. Rilisan ini menjadi penanda perjalanan mereka selama tiga dekade di skena musik keras Indonesia. EP tersebut berisi lima lagu yang memadukan materi baru dan rekaman ulang. Tiga lagu baru berjudul “Angkara”, “Tak Pernah Mati”, dan “Camkan Memarku”. Ketiganya merupakan…

  • Bernadya Kenang Masa Sulit Pandemi, Royalti Lagu Pertama Jadi Penopang Keluarga

    Penyanyi dan penulis lagu Bernadya mengenang masa sulit yang dialaminya saat pandemi COVID-19. Pada periode tersebut, hampir seluruh kegiatan pertunjukan musik terhenti. Kondisi itu membuat banyak musisi kehilangan sumber pendapatan. Bernadya mengaku royalti dari lagu pertamanya justru menjadi penopang ekonomi keluarganya. Kisah tersebut ia bagikan dalam sebuah wawancara mengenai perjalanan karier bermusik.\ Bernadya mengatakan lagu…