Aksara Nusantara Jadi Sistem Tulisan Baru Indonesia, Begini Konsep dan Tujuannya

Indonesia kini memperkenalkan Aksara Nusantara sebagai sistem tulisan nasional baru. Gagasan tersebut dikembangkan untuk memperkuat identitas visual dan kebudayaan Indonesia. Menteri Kebudayaan menginstruksikan sosialisasi Aksara Nusantara secara luas pada 12 Agustus 2026.

Proyek ini bermula dari arahan Menteri Kebudayaan di Keraton Majapahit Jakarta pada Januari 2025. Tim kemudian melibatkan ahli aksara, akademisi, pegiat budaya, dan pemangku adat. Sejumlah perguruan tinggi juga ikut dalam proses pengembangan sistem tulisan tersebut.

Perancangannya menggunakan tiga pendekatan utama, yakni filologi, linguistik, dan sistem abugida. Filologi digunakan untuk menggali karakter aksara kuno dari berbagai wilayah Nusantara. Sementara linguistik memastikan sistem tersebut konsisten secara fonetik dan mudah dipelajari. Sistem abugida mempertahankan konsonan dengan vokal bawaan berupa bunyi “a”.

Aksara Nusantara juga dirancang mengikuti kebutuhan teknologi modern. Sistem tersebut sudah dikembangkan agar dapat digunakan pada komputer dan laptop. Namun, penerapan untuk ponsel dan tablet masih dalam tahap penyempurnaan. Kehadiran sistem baru ini berlangsung ketika Indonesia juga terus mendorong digitalisasi aksara daerah.

Indonesia sendiri memiliki beragam aksara daerah yang menjadi bagian dari warisan budaya. Peta Bahasa pemerintah mencatat aksara Bali, Jawa, Lontara, Rejang, Sunda, dan sejumlah aksara lainnya. Pemerintah sebelumnya juga mendorong aksara daerah masuk dalam ekosistem Unicode. Dengan Aksara Nusantara, muncul babak baru dalam perjalanan tradisi tulisan Indonesia.

Similar Posts

  • Kemenkum Buka Peluang Gratiskan Pendaftaran Hak Cipta Karya Seni Rupa

    Kementerian Hukum membuka peluang menggratiskan pendaftaran hak cipta bagi karya seni rupa sebagai bentuk perlindungan terhadap para seniman. Wacana tersebut disampaikan dalam pembukaan Pameran Seni Rupa Art Jakarta Gardens 2026 di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, Jumat, 24 Juli 2026. Kebijakan itu masih dikaji sebagai bagian dari upaya memperluas akses perlindungan kekayaan intelektual. Pemerintah berharap…

  • ArtMoments Jakarta Jadi Jembatan Antara Warisan Maestro dan Seni Kontemporer

    JAKARTA – ArtMoments Jakarta kembali menjadi salah satu pameran seni paling bergengsi di Indonesia. Acara ini menghadirkan berbagai karya dari maestro seni rupa Indonesia sekaligus memberikan ruang bagi seniman kontemporer untuk memperkenalkan gagasan kreatif mereka kepada publik yang lebih luas. Kehadiran ArtMoments Jakarta tidak hanya menjadi ajang pameran karya seni, tetapi juga menjadi wadah pertemuan…

  • Gebyar Budaya Blok M Jadi Simbol Persaudaraan Seni Nusantara

    Kawasan Blok M, Jakarta Selatan, kembali menjadi pusat perayaan budaya melalui gelaran Gebyar Budaya Blok M 2026. Acara ini menghadirkan beragam pertunjukan seni tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Ribuan pengunjung memadati lokasi untuk menyaksikan kekayaan budaya Nusantara yang ditampilkan dalam satu panggung kebersamaan. Gebyar Budaya Blok M menampilkan berbagai kesenian daerah, mulai dari tari…

  • Mandy CJ angkat isu toleransi agama di pameran The Way Back

    Seniman visual Mandy CJ menghadirkan pameran tunggal bertajuk The Way Back yang mengangkat tema toleransi beragama dan pentingnya ruang dialog di tengah masyarakat majemuk. Melalui karya-karyanya, Mandy mengajak pengunjung merenungkan nilai kemanusiaan yang melampaui perbedaan keyakinan. Pameran ini menampilkan berbagai instalasi dan karya visual yang terinspirasi dari pengalaman pribadi serta pengamatannya terhadap kehidupan sosial. Menurut…

  • Setu Babakan gelar Gebyar Seni Budaya sambut HUT ke-499 Jakarta

    Kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan kembali menjadi pusat perayaan budaya Betawi melalui acara Gebyar Seni Budaya Setu Babakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda resmi yang disiapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memeriahkan perayaan menuju lima abad Jakarta pada 2027. Acara yang digelar pada…

  • Menjaga Tradisi, Merawat Kebersamaan lewat Sedekah Bumi di Lereng Arjuno Pasuruan

    Tradisi Sedekah Bumi kembali digelar oleh masyarakat di lereng Gunung Arjuno, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur atas hasil panen dan rezeki yang diperoleh sepanjang tahun. Warga dari berbagai usia turut berpartisipasi dalam rangkaian acara yang berlangsung penuh kebersamaan. Beragam hasil bumi seperti sayuran, buah-buahan, dan hasil pertanian lainnya diarak dalam prosesi budaya….