Kisah Laila Sari Jadi Sorotan, Pekerja Seni Dinilai Rentan Menghadapi Masa Tua

Kisah mendiang Laila Sari kembali disorot dalam pembahasan mengenai kesejahteraan pekerja seni. Ketua Federasi Serikat Pekerja Perfilman Indonesia (FSPPI) menyinggung perjuangan Laila saat memasuki usia senja. Kisah tersebut menggambarkan rentannya kondisi ekonomi pekerja seni setelah popularitas mereka menurun.

Laila Sari meninggal dunia pada 20 November 2017 dalam usia 82 tahun. Menjelang wafat, kondisi ekonominya memang diberitakan sedang sulit. Ia masih bekerja ketika mendapat kesempatan syuting karena tidak memiliki pemasukan tetap. Tetangga juga menjadi salah satu pihak yang membantu memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Kisah tersebut semakin memprihatinkan karena Laila masih menjadi tulang punggung keluarga pada usia lanjut. Ia tinggal bersama keluarga di rumah sederhana kawasan Tangkiwood, Jakarta Barat. Atap rumahnya dilaporkan bocor dan sejumlah kebutuhan rumah tangga juga sempat terkendala. Kondisi itu menunjukkan tantangan pekerja seni ketika tidak lagi memiliki pekerjaan rutin.

Perjuangan Laila juga sempat mendapat perhatian publik sebelum dirinya meninggal. Program televisi menggalang dana untuk membantu kehidupan Laila dan keluarganya. Penggalangan tersebut berhasil menghimpun lebih dari Rp148 juta dari ratusan donatur. Bantuan itu menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap kondisi pekerja seni senior.

Kisah Laila kemudian menjadi pengingat penting tentang perlindungan sosial bagi pekerja seni. Karier di industri hiburan tidak selalu menjamin keamanan finansial setelah masa produktif berakhir. Perlindungan kerja, jaminan sosial, dan perencanaan masa tua menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian. Dengan perlindungan lebih kuat, pekerja seni diharapkan tidak menghadapi masa tua dalam kondisi serupa.

Similar Posts

  • HIKMAT rilis koleksi “Brush Strokes” angkat permainan warna dan siluet

    Jenama fesyen lokal HIKMAT kembali menghadirkan koleksi terbaru bertajuk Brush Strokes yang mengusung eksplorasi warna, tekstur, dan siluet modern. Koleksi ini terinspirasi dari sapuan kuas pada karya seni lukis yang diterjemahkan ke dalam desain busana kontemporer. Setiap rancangan menampilkan perpaduan warna yang berani dengan potongan yang tetap nyaman dikenakan dalam berbagai kesempatan. Melalui koleksi tersebut,…

  • Pancer Art Exhibition #3 Tampilkan 54 Karya Seni di Pacitan

    Pancer Art Exhibition #3 kembali menjadi ruang bagi seniman untuk memperkenalkan karya kepada masyarakat di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Pameran tersebut menghadirkan sebanyak 54 karya seni dengan karakter visual dan pendekatan kreatif beragam. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan geliat seni rupa yang terus berkembang di daerah berjuluk Kota 1001 Gua tersebut. Puluhan karya yang dipamerkan menjadi…

  • KTF UI Kembali Jalankan Misi Budaya ke Eropa, Tampilkan Keindahan Budaya Indonesia

    Komunitas Tari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (KTF UI) Radha Sarisha kembali mengemban misi budaya ke Eropa pada Juli hingga Agustus 2026. Sebanyak 37 mahasiswa yang terdiri atas penari dan pemusik akan mewakili Indonesia dalam rangkaian Festival du Sud di Prancis dan Spanyol. Melalui misi tersebut, mereka akan memperkenalkan kekayaan seni dan…

  • J+Art Awards 2026 Resmi Dibuka, 29 Seniman Terpilih Mejeng Karya

    Ajang seni rupa J+Art Awards 2026 resmi dibuka sebagai wadah apresiasi bagi seniman muda dari berbagai negara. Tahun ini, kompetisi berhasil menarik lebih dari 400 proposal karya, dengan 29 seniman terpilih dari 43 negara yang akan memamerkan karya mereka di lima ruang pamer mitra strategis di Indonesia. Program ini menjadi salah satu upaya memperluas akses…

  • Yayoi Kusama Meninggal di Usia 97 Tahun, Kenang 3 Karya Ikonik Sang Ratu Polkadot

    Dunia seni berduka setelah seniman avant-garde Jepang, Yayoi Kusama, meninggal dunia pada usia 97 tahun. Kusama meninggal di rumah sakit Tokyo pada 14 Agustus 2026. Kabar tersebut baru diumumkan Yayoi Kusama Museum dan yayasannya pada Kamis (27/8). Kusama dikenal luas melalui karya dengan motif polkadot, jaring berulang, labu, dan instalasi cermin. Ia terus berkarya hingga…

  • Dari Besakih untuk Indonesia, Waskita Rawat Warisan Peradaban dan Gerakkan Ekonomi Budaya

    PT Waskita Karya terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian warisan budaya nasional melalui berbagai proyek strategis. Salah satu yang menjadi perhatian adalah keterlibatan perusahaan dalam pengembangan kawasan Pura Agung Besakih di Bali. Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjaga nilai sejarah, budaya, dan spiritual yang melekat pada kawasan suci tersebut. Sebagai…