IHSG Ngebut 9 Hari Beruntun, Modal Asing Mulai Kembali

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren positif dengan mencatat penguatan selama sembilan hari perdagangan berturut-turut. Pada penutupan perdagangan Selasa, 21 Juli 2026, IHSG naik 108,24 poin atau 1,74 persen ke level 6.340,02. Kenaikan tersebut membawa indeks kembali ke level tertinggi dalam sekitar 10 pekan terakhir. Reli panjang ini didorong oleh membaiknya sentimen pasar, masuknya kembali dana asing, serta optimisme terhadap kinerja emiten pada semester I 2026.

Data perdagangan menunjukkan investor asing mulai kembali melakukan aksi beli di pasar saham Indonesia setelah sebelumnya mencatat arus keluar dalam beberapa bulan terakhir. Pengamat pasar modal Hendra Wardana menilai valuasi saham Indonesia yang relatif murah dibandingkan pasar regional menjadi salah satu faktor utama yang menarik minat investor global. Selain itu, ekspektasi terhadap laporan keuangan emiten yang lebih baik turut memperkuat optimisme pelaku pasar.

Hendra menjelaskan keberlanjutan penguatan IHSG akan bergantung pada tiga faktor utama. Faktor tersebut meliputi konsistensi arus modal asing yang kembali masuk, stabilitas nilai tukar rupiah agar tidak kembali melemah melewati Rp18.000 per dolar AS, serta kemampuan emiten mencatatkan kinerja keuangan di atas ekspektasi pasar. Menurutnya, rotasi investasi dari saham-saham teknologi global menuju pasar negara berkembang juga berpotensi menguntungkan Indonesia.

Sepanjang perdagangan, saham-saham sektor perbankan, infrastruktur, dan grup konglomerasi menjadi penopang utama penguatan indeks. Nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia mencapai sekitar Rp21,6 triliun dengan aktivitas perdagangan yang cukup tinggi. Pelaku pasar berharap arus dana asing yang kembali masuk dapat menjaga momentum positif IHSG. Meski demikian, investor tetap diminta mewaspadai risiko eksternal, termasuk pergerakan nilai tukar, kondisi ekonomi global, dan dinamika kebijakan moneter di berbagai negara.

Similar Posts

  • RANS Tawarkan Harga Saham Rp 135-Rp 170, Mahal atau Murah?

    PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) resmi memulai masa penawaran awal atau book building dengan kisaran harga Rp135 hingga Rp170 per saham. Perusahaan milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina itu menawarkan 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02 persen modal setelah IPO. Dengan rentang harga tersebut, RANS berpotensi menghimpun dana segar sekitar Rp340,87 miliar hingga…

  • Insentif Dapur MBG Tak Lagi Sama Rata Rp 6 Juta/Hari, Ini Rencana BGN

    Badan Gizi Nasional (BGN) berencana mengubah skema insentif untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selama ini, setiap dapur menerima insentif tetap sebesar Rp6 juta per hari, tanpa memperhitungkan jumlah penerima manfaat yang dilayani. Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan skema tersebut sedang dievaluasi. Menurutnya, sistem yang berlaku saat…

  • Harga Pangan Turun, Sumsel Catat Deflasi 0,24% pada Juli 2026

    Provinsi Sumatera Selatan mencatat deflasi sebesar 0,24 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) pada Juli 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut penurunan harga sejumlah komoditas pangan menjadi faktor utama yang mendorong deflasi tersebut. Kondisi ini menunjukkan tekanan harga kebutuhan pokok mulai mereda setelah sebelumnya mengalami kenaikan pada beberapa bulan terakhir. Meski terjadi deflasi bulanan, inflasi tahunan Sumatera…

  • ITDC perkuat promosi kuliner khas Lombok

    PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC terus memperkuat promosi kuliner khas Lombok sebagai bagian dari strategi pengembangan pariwisata. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkenalkan kekayaan cita rasa lokal kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. ITDC menilai kuliner menjadi salah satu daya tarik penting yang mampu meningkatkan pengalaman wisata. Promosi juga diharapkan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha…

  • Kejar Investor, Purbaya Besok Terbang ke China

    Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa, dijadwalkan terbang ke China untuk bertemu dengan sejumlah calon investor. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan investor asing terhadap prospek ekonomi Indonesia yang dinilai masih memiliki potensi pertumbuhan yang kuat. Dalam lawatan tersebut, Purbaya akan memaparkan berbagai perkembangan ekonomi nasional, termasuk stabilitas…

  • Perdagangan menumbuhkan peradaban

    Perdagangan telah menjadi salah satu pendorong utama lahirnya peradaban sejak ribuan tahun lalu. Aktivitas jual beli tidak hanya mempertemukan penjual dan pembeli. Perdagangan juga mempertemukan budaya, ilmu pengetahuan, teknologi, dan gagasan dari berbagai wilayah. Banyak kota besar di dunia tumbuh karena menjadi pusat perdagangan. Hubungan antarmasyarakat pun berkembang melalui pertukaran barang dan pengetahuan. Sejarah menunjukkan…