Menjaga Denyut Seni Ukir Batu di Kebumen, Suhanto Terkendala Pesanan yang Tak Tentu

Suhanto terus mempertahankan tradisi seni ukir batu di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, meski pesanan datang tidak menentu. Perajin yang telah menekuni profesi tersebut selama puluhan tahun itu tetap menghasilkan berbagai karya, mulai dari patung, relief, hingga ornamen bangunan. Baginya, seni ukir batu bukan sekadar mata pencarian, tetapi juga warisan budaya yang perlu dijaga. Namun, perubahan tren pasar membuat permintaan karya ukir tidak lagi seramai beberapa tahun lalu. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi para perajin di daerah.

Bahan baku yang digunakan Suhanto berasal dari batu alam berkualitas yang banyak ditemukan di wilayah Jawa Tengah. Proses pembuatan dilakukan secara bertahap, mulai dari membuat pola, memahat, hingga tahap penyelesaian. Satu karya berukuran besar dapat dikerjakan selama beberapa minggu, bahkan berbulan-bulan. Ketelitian menjadi kunci agar setiap detail ukiran memiliki nilai seni yang tinggi. Karena itu, setiap pesanan membutuhkan waktu dan kesabaran.

Menurut Suhanto, pesanan biasanya meningkat saat ada proyek pembangunan rumah, tempat ibadah, atau taman. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, permintaan cenderung tidak stabil. Untuk tetap bertahan, ia memanfaatkan media sosial dan pameran UMKM sebagai sarana promosi. Langkah tersebut membantu memperkenalkan hasil ukirannya kepada pelanggan dari berbagai daerah. Meski begitu, jumlah pesanan masih belum menentu.

Selain memenuhi permintaan pasar, Suhanto juga berupaya mengenalkan seni ukir batu kepada generasi muda. Ia berharap semakin banyak anak muda yang tertarik mempelajari keterampilan tersebut. Regenerasi dinilai penting agar tradisi ukir batu tidak hilang seiring perkembangan zaman. Dukungan pemerintah melalui pelatihan, promosi, dan pameran juga diharapkan mampu membantu keberlangsungan para perajin lokal.

Perjuangan Suhanto mencerminkan tantangan yang dihadapi banyak pelaku seni tradisional di Indonesia. Meski dihadapkan pada pesanan yang tidak pasti, semangatnya untuk menjaga warisan budaya tetap kuat. Ia percaya karya berkualitas akan selalu memiliki tempat di hati masyarakat. Dengan dukungan berbagai pihak, seni ukir batu Kebumen diharapkan terus bertahan dan berkembang sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.

Similar Posts

  • Kemenbud Ajak Anak Muda Promosikan Budaya Lewat Lomba Video Kreatif

    Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) mengajak generasi muda mempromosikan kekayaan budaya Indonesia melalui Lomba Video Kreatif. Program tersebut diharapkan menjadi wadah bagi anak muda untuk mengekspresikan ide sekaligus memperkenalkan warisan budaya Nusantara kepada masyarakat yang lebih luas melalui media digital. Lomba ini terbuka bagi masyarakat, khususnya kalangan pelajar, mahasiswa, dan kreator konten. Peserta diminta membuat video yang…

  • Emparty 2026 Art For Humanity Event Penuh Makna di TBJT Jateng

    Emparty Art Fest 2026 hadir sebagai ruang kolaborasi seni yang mengusung tema Art for Humanity di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Surakarta. Festival ini berlangsung pada 4–10 Agustus 2026 dan melibatkan 377 seniman dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut menggabungkan pameran seni, pertunjukan budaya, lokakarya, diskusi, hingga aksi sosial. Penyelenggara ingin menunjukkan bahwa seni…

  • Pameran seni rupa karya seniman neurodivergen

    Pameran seni rupa inklusif Art Spectrum: Keindahan yang Beragam menghadirkan karya para seniman muda neurodivergen dan penyandang cerebral palsy. Pameran berlangsung di Galeri Panyawangan-Bale Pare, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, hingga 30 Juli 2026. Sebanyak 21 perupa muda menampilkan puluhan karya dengan gaya dan pendekatan yang berbeda. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari…

  • Ricky Anthony Dukung Pagelaran Seni Budaya dan Suroan Nusantara 2026 di Langkat

    Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara Ricky Anthony menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Pagelaran Seni Budaya dan Suroan Nusantara 2026 di Kabupaten Langkat. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus memperkuat nilai persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Menurut Ricky Anthony, kegiatan budaya memiliki peran penting dalam menjaga identitas daerah dan memperkenalkan kekayaan tradisi kepada generasi muda….

  • Pameran TATAH 2026 Berakhir, Perjalanan Merawat Seni Ukir Jepara Terus Berlanjut

    Pameran TATAH 2026 resmi berakhir setelah berlangsung di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, hingga 5 Juli 2026. Mengusung tema Suluk–Sulur–Jepara, pameran ini menghadirkan perjalanan panjang seni ukir Jepara melalui karya, arsip, riset, dan narasi sejarah. Selama penyelenggaraan, TATAH tidak hanya menampilkan keindahan ukiran, tetapi juga mengajak publik memahami nilai budaya yang terkandung di balik setiap karya….

  • Jeffrey Epstein Habiskan Ratusan Juta Rupiah untuk Beli Koleksi Seni Indonesia

    Nama Jeffrey Epstein kembali menjadi sorotan setelah dokumen terbaru yang berkaitan dengan jaringan keuangannya mengungkap aktivitas pembelian karya seni dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Sejumlah dokumen yang dianalisis media internasional menunjukkan Epstein pernah menghabiskan puluhan ribu dolar Amerika Serikat untuk memperoleh karya seni Indonesia. Jika dikonversikan ke nilai tukar saat ini, jumlah tersebut mencapai ratusan…