Parade seni budaya di taman bunga di Bali

Parade seni budaya kembali menjadi daya tarik utama dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali 2026 yang berlangsung di kawasan Taman Budaya Bali atau Art Centre Denpasar. Festival budaya terbesar di Pulau Dewata ini digelar sejak 13 Juni hingga 11 Juli 2026 dan dapat dinikmati masyarakat secara gratis.

Parade budaya menghadirkan ribuan seniman dari berbagai kabupaten dan kota di Bali. Mereka menampilkan tarian tradisional, musik gamelan, busana adat, serta beragam atraksi budaya yang mencerminkan kekayaan warisan seni Bali. Parade tersebut menjadi pembuka rangkaian kegiatan festival setiap tahunnya.

Tahun ini, Pesta Kesenian Bali mengusung tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha” yang bermakna pemuliaan dan penyucian jiwa. Tema tersebut diwujudkan melalui berbagai pertunjukan seni yang mengajak masyarakat merefleksikan nilai budaya, spiritualitas, dan hubungan manusia dengan alam.

Selain parade budaya, pengunjung dapat menikmati pameran seni, lomba, lokakarya, diskusi budaya, hingga pertunjukan seni modern dan tradisional. Festival ini melibatkan lebih dari 20 ribu seniman dari Bali, daerah lain di Indonesia, hingga mancanegara.

Pemerintah Provinsi Bali berharap kegiatan ini menjadi sarana pelestarian budaya sekaligus wadah regenerasi seniman muda. Kehadiran anak-anak dan generasi muda dalam berbagai pertunjukan menunjukkan bahwa seni budaya Bali terus berkembang di tengah arus modernisasi.

Parade seni budaya di Taman Budaya Bali tidak hanya menjadi hiburan bagi wisatawan. Acara ini juga menjadi simbol kuat identitas budaya Bali yang terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Similar Posts

  • Gelaran Wayang Kulit pada Malam 1 Suro di Keraton Yogya, Apa Maknanya?

    Keraton Yogyakarta kembali menggelar pertunjukan wayang kulit dalam rangka menyambut Malam 1 Suro, momen yang memiliki makna penting dalam tradisi dan budaya Jawa. Tradisi ini telah berlangsung turun-temurun dan menjadi salah satu bagian dari rangkaian peringatan Tahun Baru Jawa yang sarat dengan nilai spiritual, filosofi, dan pelestarian budaya. Bagi masyarakat Jawa, Malam 1 Suro bukan…

  • Pre-sale Pameran Frida Kahlo di London Tembus 41 Ribu Tiket, Lampaui Rekor David Hockney

    LONDON – Pre-sale Pameran Frida Kahlo di London mencetak pencapaian luar biasa. Penjualan tiket prapenjualan dilaporkan mencapai lebih dari 41 ribu lembar, melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh pameran seniman Inggris, David Hockney. Antusiasme tinggi masyarakat menunjukkan bahwa karya-karya Frida Kahlo masih memiliki daya tarik yang sangat kuat di tingkat internasional. Bahkan sebelum pameran resmi…

  • Menafsir Dakwah dalam Goresan Kaligrafi A.D Pirous

    Nama A.D. Pirous memiliki tempat istimewa dalam perkembangan seni rupa Indonesia. Seniman asal Aceh yang bernama lengkap Abdul Djalil Pirous itu dikenal sebagai pelopor kaligrafi Islam modern di Indonesia. Melalui karya-karyanya, Pirous tidak hanya menghadirkan keindahan visual, tetapi juga menjadikan seni sebagai media dakwah yang mengajak masyarakat merenungkan nilai spiritual dan kemanusiaan. Berbeda dengan kaligrafi…

  • Sudinbud Jaksel gelar kegiatan seni dan budaya Betawi sambut HUT DKI

    Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Selatan menggelar rangkaian kegiatan seni dan budaya Betawi dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun DKI Jakarta.Kegiatan ini bertujuan melestarikan budaya lokal sekaligus memperkuat identitas masyarakat Betawi di tengah modernisasi kota.Acara tersebut juga menjadi ruang ekspresi bagi para pelaku seni daerah. Berbagai pertunjukan seni Betawi ditampilkan dalam kegiatan ini, mulai dari tari…

  • Menjaga Tradisi, Merawat Kebersamaan lewat Sedekah Bumi di Lereng Arjuno Pasuruan

    Tradisi Sedekah Bumi kembali digelar oleh masyarakat di lereng Gunung Arjuno, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur atas hasil panen dan rezeki yang diperoleh sepanjang tahun. Warga dari berbagai usia turut berpartisipasi dalam rangkaian acara yang berlangsung penuh kebersamaan. Beragam hasil bumi seperti sayuran, buah-buahan, dan hasil pertanian lainnya diarak dalam prosesi budaya….

  • Mercure Jakarta Sabang Hadirkan Kompetisi Abang None Cilik untuk Sambut HUT Jakarta

    Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta, Mercure Jakarta Sabang menghadirkan kompetisi Abang None Cilik yang melibatkan anak-anak sebagai peserta utama. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Betawi sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal budaya daerah sejak usia dini. Kompetisi tersebut mengajak para peserta tampil mengenakan busana khas Betawi…