Mendikdasmen: Baru 4 Persen SMP dan SMA Masuk Capaian Kualitas Baik
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengungkapkan kualitas pendidikan jenjang SMP dan SMA di Indonesia masih menghadapi tantangan besar. Berdasarkan hasil Rapor Pendidikan 2025, baru sekitar 4 persen satuan pendidikan pada jenjang tersebut yang masuk kategori capaian kualitas baik. Data tersebut menunjukkan masih banyak sekolah yang perlu meningkatkan mutu pembelajaran, tata kelola, dan lingkungan belajar. Pemerintah menjadikan temuan itu sebagai dasar penyusunan berbagai kebijakan peningkatan kualitas pendidikan nasional.
Abdul Mu’ti menyampaikan capaian tersebut saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026. Menurutnya, mayoritas SMP dan SMA masih berada pada kategori sedang sehingga membutuhkan perhatian bersama. Pemerintah akan terus mendorong perbaikan kualitas melalui peningkatan kompetensi guru, penguatan kepemimpinan kepala sekolah, serta pembenahan proses pembelajaran. Upaya tersebut juga melibatkan pemerintah daerah sebagai mitra utama dalam pengelolaan pendidikan.
Selain peningkatan kualitas pembelajaran, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga memperkuat implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Program tersebut mencakup revitalisasi sarana pendidikan, digitalisasi sekolah, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, hingga penguatan pendidikan karakter. Abdul Mu’ti menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci mempercepat peningkatan mutu pendidikan di seluruh Indonesia.
Pemerintah berharap berbagai program yang dijalankan mampu meningkatkan jumlah sekolah berkualitas dalam beberapa tahun mendatang. Evaluasi melalui Rapor Pendidikan akan terus dilakukan sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Abdul Mu’ti menegaskan peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dicapai secara instan, melainkan membutuhkan komitmen seluruh pemangku kepentingan. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem pendidikan yang lebih merata, berkualitas, dan berdaya saing global.
