Erupsi Anak Krakatau, Mendikdasmen Imbau Sekolah di Daerah Tidak Aman Tak Gelar Tatap Muka

Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan belajar mengajar di sejumlah wilayah. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengimbau sekolah yang berada di daerah dengan kondisi tidak aman agar tidak memaksakan pembelajaran tatap muka. Sebagai gantinya, sekolah dapat menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau kegiatan belajar dari lokasi lain yang dinilai aman.

Mu’ti mengatakan kebijakan tersebut terutama ditujukan bagi wilayah yang mengalami paparan abu vulkanik cukup berat. Beberapa daerah yang menjadi perhatian antara lain Kabupaten Serang di Banten serta Kabupaten Tanggamus, Bandar Lampung, dan Lampung Selatan di Lampung. Pergerakan abu masih dinamis mengikuti arah angin sehingga kondisi keamanan setiap daerah dapat berbeda.

Untuk sekolah yang kondisinya masih memungkinkan menggelar pembelajaran langsung, kegiatan tatap muka tetap dapat dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan secara ketat. Pemerintah juga meminta sekolah tidak hanya fokus pada pelajaran reguler, tetapi turut memberikan edukasi mengenai mitigasi bencana, kesehatan, serta cara menyelamatkan diri saat terjadi kondisi darurat.

Pemerintah Provinsi Lampung bahkan telah mengalihkan kegiatan belajar mengajar ke sistem daring bagi seluruh satuan pendidikan di wilayah tersebut melalui Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 150 Tahun 2026. Kebijakan itu mencakup jenjang PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK hingga SLB sebagai langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik Anak Krakatau.

Mendikdasmen menegaskan keselamatan siswa dan guru menjadi prioritas utama. Durasi penerapan PJJ akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan dan keputusan pemerintah daerah masing-masing. Dengan demikian, kegiatan pendidikan tetap berjalan tanpa mengorbankan keselamatan warga sekolah selama erupsi Anak Krakatau masih berdampak terhadap sejumlah wilayah.

Similar Posts

  • Rahasia Alumni Penabur Raih IPK Nyaris Sempurna di NUS dan Lolos COC Season 3

    Alumni BPK PENABUR, Joshua Jonathan, membuktikan prestasi akademik dan pengembangan diri dapat berjalan beriringan. Lulusan Singapore University of Technology and Design (SUTD) itu berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK 4,93 dari skala 5,00. Selain berprestasi di bangku kuliah, Joshua juga lolos sebagai peserta Clash of Champions (COC) Season 3, ajang yang mempertemukan mahasiswa berprestasi…

  • Mohan Tegaskan SPMB Mataram Harus Bebas Titipan, Masyarakat Diminta Ikuti Jalur Resmi

    MATARAM – Wali Kota Mataram Mohan Roliskana menanggapi maraknya isu penggunaan nama pejabat untuk mempermudah proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Mataram. Ia menegaskan seluruh proses penerimaan siswa harus berjalan sesuai aturan dan tidak memerlukan praktik titip-menitip. Mohan meminta masyarakat, khususnya para orang tua calon siswa, tidak memaksakan anak masuk ke sekolah tertentu….

  • Kemendiktisaintek Perkuat Pendidikan Inklusif, Aksesibilitas Pembelajaran Masih Jadi Tantangan

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus mendorong penguatan pendidikan inklusif guna memastikan seluruh mahasiswa memperoleh akses pembelajaran yang setara. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun sistem pendidikan tinggi yang lebih terbuka, berkeadilan, dan mampu menjangkau seluruh kelompok masyarakat. Meski demikian, aksesibilitas pembelajaran masih menjadi tantangan di berbagai daerah. Keterbatasan infrastruktur digital,…

  • Yuk Gercep! Pendaftaran Beasiswa BCA Finance Peduli 2026 Ditutup Minggu Ini

    Kabar baik bagi mahasiswa Indonesia yang sedang mencari bantuan pendidikan. Program Beasiswa BCA Finance Peduli 2026 masih membuka pendaftaran, namun waktunya semakin terbatas. Pendaftaran beasiswa dijadwalkan berakhir pada minggu ini, sehingga calon peserta diimbau segera melengkapi persyaratan dan mengirimkan berkas sebelum batas waktu. Beasiswa BCA Finance Peduli merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan yang ditujukan…

  • Ancaman Sanksi PTDH untuk Kepala SMP di Tator Larang Siswi Pakai Jilbab

    Kasus dugaan pelarangan siswi memakai jilbab di sebuah SMP di Tana Toraja menjadi perhatian publik. Kepala sekolah terkait disebut menghadapi ancaman sanksi berat setelah persoalan tersebut mencuat. Dugaan larangan itu dinilai menyangkut hak peserta didik menjalankan keyakinan agamanya. Pemerintah daerah kemudian didorong mengambil langkah tegas berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pihak sekolah. Sanksi pemberhentian tidak dengan…

  • Pentingnya Deteksi Buta Warna Sejak Dini bagi Siswa Sekolah

    Deteksi buta warna sejak dini menjadi langkah penting bagi siswa sekolah karena dapat membantu proses belajar dan perencanaan masa depan. Banyak anak tidak menyadari bahwa kemampuan membedakan warnanya berbeda dari teman sebaya. Akibatnya, kondisi tersebut sering baru diketahui ketika mengikuti seleksi pendidikan atau pekerjaan tertentu. Buta warna merupakan gangguan penglihatan yang membuat seseorang sulit membedakan…