Cerianya Tiga Murid Baru SD 5 Belok/Sidan Badung Ikuti MPLS

Suasana penuh semangat mewarnai pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS di SD Negeri 5 Belok/Sidan, Kabupaten Badung, Bali. Tahun ajaran 2026/2027, sekolah tersebut menerima tiga murid baru yang mengikuti rangkaian kegiatan pengenalan sekolah. Meski jumlah peserta didik baru tidak banyak, kegiatan tetap berlangsung meriah dengan pendampingan para guru. Sekolah berupaya menciptakan suasana belajar yang nyaman sejak hari pertama. MPLS juga menjadi momen penting untuk membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan barunya.

Ketiga murid baru tampak antusias mengikuti berbagai aktivitas yang telah disiapkan sekolah. Mereka dikenalkan dengan ruang kelas, lingkungan sekolah, serta aturan yang berlaku selama proses belajar. Para guru mengemas kegiatan melalui permainan edukatif, bernyanyi, dan sesi perkenalan agar siswa merasa lebih nyaman. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mengurangi rasa canggung pada hari-hari pertama sekolah. Orang tua juga memberikan dukungan dengan mendampingi anak hingga memasuki lingkungan sekolah.

Kepala sekolah menyampaikan bahwa jumlah siswa baru yang sedikit tidak mengurangi semangat tenaga pendidik dalam memberikan layanan terbaik. Setiap murid mendapatkan perhatian lebih agar proses adaptasi berjalan optimal. Guru juga dapat mengenali karakter dan kebutuhan belajar masing-masing siswa sejak awal. Menurut pihak sekolah, suasana belajar yang menyenangkan menjadi kunci membangun rasa percaya diri anak. Lingkungan yang ramah diharapkan membuat siswa lebih siap mengikuti kegiatan pembelajaran sepanjang tahun ajaran.

Pelaksanaan MPLS di SD Negeri 5 Belok/Sidan mengikuti pedoman dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kegiatan difokuskan pada pengenalan lingkungan sekolah, pembentukan karakter, serta penanaman kebiasaan positif. Sekolah memastikan seluruh rangkaian berlangsung tanpa praktik perpeloncoan atau tindakan yang merugikan peserta didik. Meski hanya diikuti tiga murid baru, semangat belajar dan kebersamaan tetap terasa selama kegiatan berlangsung. Momen tersebut menjadi awal perjalanan pendidikan mereka untuk tumbuh dan berkembang di lingkungan sekolah yang aman serta menyenangkan.

Similar Posts

  • UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia

    Universitas Negeri Jakarta (UNJ) terus memperkuat perannya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui peningkatan kualitas pendidikan nonformal. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan mendampingi penguatan kapasitas guru di PKBM Ghaisan Cendekia. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi pendidik agar mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai kebutuhan peserta didik. Kegiatan menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma…

  • Ajang Pembuktian Prestasi Non-Akademik, “Cheerleading” Kian Dilirik

    Cheerleading semakin mendapat perhatian sebagai salah satu ajang pembuktian prestasi non-akademik bagi pelajar dan mahasiswa di Indonesia. Olahraga yang memadukan unsur tari, senam, akrobatik, dan kerja sama tim ini kini tidak lagi sekadar menjadi hiburan pendukung pertandingan. Cheerleading telah berkembang menjadi cabang kompetisi yang memiliki banyak turnamen di tingkat nasional maupun internasional. Dalam beberapa tahun…

  • Wajib Belajar 13 Tahun Akan Diatur dalam Draf RUU Sisdiknas

    Program wajib belajar 13 tahun akan mendapat penguatan melalui Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas). Ketentuan tersebut dimasukkan dalam draf revisi sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi pendidikan nasional sejak usia dini. Skema wajib belajar mencakup satu tahun pendidikan prasekolah, sembilan tahun pendidikan dasar, dan tiga tahun pendidikan menengah. Komisi X DPR RI menilai…

  • STIK Masih Bahas Rencana Pengembangan Menjadi Universitas Kepolisian

    Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) masih membahas rencana pengembangan kelembagaan menjadi Universitas Kepolisian. Wacana tersebut muncul sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kepolisian yang semakin menghadapi tantangan kompleks di era modern. Transformasi menjadi universitas dinilai dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan…

  • PT BKA salurkan bantuan kesehatan dan pendidikan di Motui Konut

    Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat menegaskan bahwa sekolah memiliki peran penting dalam menghadapi meningkatnya apatisme politik di kalangan Generasi Z. Karena itu, SMA dan SMK Strada mendorong siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis agar mampu memahami berbagai isu sosial dan politik secara objektif. Langkah tersebut diharapkan membentuk generasi muda yang aktif, peduli, dan…

  • Cegah Anak Putus Sekolah, Kalsel Perkuat Program Paket C hingga Pendidikan Inklusif

    Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat akses pendidikan untuk menekan risiko anak putus sekolah. Upaya tersebut mencakup pendidikan formal, pendidikan kesetaraan, hingga layanan bagi anak berkebutuhan khusus. Koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pendidikan. Terutama karena pengelolaan jenjang SD dan SMP berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten dan…