Cegah Anak Putus Sekolah, Kalsel Perkuat Program Paket C hingga Pendidikan Inklusif

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat akses pendidikan untuk menekan risiko anak putus sekolah. Upaya tersebut mencakup pendidikan formal, pendidikan kesetaraan, hingga layanan bagi anak berkebutuhan khusus. Koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pendidikan. Terutama karena pengelolaan jenjang SD dan SMP berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten dan kota.

Pendidikan kesetaraan menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang tidak dapat mengikuti sekolah formal. Program Paket C memberikan jalur pendidikan yang setara dengan jenjang SMA bagi peserta yang memenuhi ketentuan. Kalimantan Selatan sebelumnya juga memasukkan Paket C dalam strategi memperluas akses pendidikan menengah. Langkah tersebut membantu masyarakat memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan melalui jalur nonformal.

Pemerintah pusat juga memperkuat penanganan Anak Tidak Sekolah melalui kebijakan nasional pada 2026. Layanan yang disiapkan mencakup PKBM melalui Paket A, Paket B, dan Paket C. Sekolah terbuka, pembelajaran jarak jauh, serta pendidikan inklusif berbasis masyarakat juga menjadi bagian strategi. Pendekatan tersebut dirancang untuk menjangkau anak dengan hambatan ekonomi, sosial, maupun geografis.

Kalsel juga memiliki Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusi dalam mendukung pelayanan pendidikan khusus. Layanan tersebut berperan dalam pendidikan transisi dan intervensi terpadu bagi anak penyandang disabilitas. Pemerintah daerah juga mendorong penyelenggaraan pendidikan inklusif pada sekolah umum dan kejuruan. Tujuannya memperluas kesempatan belajar tanpa meninggalkan anak yang membutuhkan layanan khusus.

Penguatan berbagai jalur pendidikan menjadi penting karena penyebab putus sekolah tidak berasal dari satu faktor. Dokumen perencanaan Kalsel mencatat faktor ekonomi dan pernikahan dini sebagai beberapa tantangan pendidikan. Pemerintah juga mendorong beasiswa, pembangunan fasilitas daerah 3T, serta peningkatan sarana pembelajaran. Strategi tersebut diharapkan membuat semakin banyak anak Kalsel bertahan dan menyelesaikan pendidikan.

Similar Posts

  • Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas

    Bupati Talius Tabuni menilai keterbatasan sumber daya manusia (SDM) masih menjadi salah satu tantangan utama dalam pembangunan di Papua. Karena itu, ia mendukung penguatan Beasiswa Puncak Cerdas sebagai langkah untuk memperluas akses pendidikan dan mencetak generasi muda yang berkualitas. Menurut Talius, pendidikan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas SDM di daerah. Melalui program beasiswa, pelajar…

  • Di Tengah Isu Penutupan Prodi, Bagaimana Cara Pendidikan Pariwisata Tetap Relevan?

    Wacana penutupan sejumlah program studi memunculkan kekhawatiran di dunia pendidikan tinggi. Salah satu bidang yang ikut menjadi perhatian adalah pendidikan pariwisata. Banyak pihak mempertanyakan relevansi program studi ini di tengah perubahan kebutuhan industri. Padahal, sektor pariwisata masih menjadi salah satu penopang ekonomi Indonesia. Industri ini terus berkembang dengan karakter yang berbeda dibanding beberapa tahun lalu….

  • Ancaman Sanksi PTDH untuk Kepala SMP di Tator Larang Siswi Pakai Jilbab

    Kasus dugaan pelarangan siswi memakai jilbab di sebuah SMP di Tana Toraja menjadi perhatian publik. Kepala sekolah terkait disebut menghadapi ancaman sanksi berat setelah persoalan tersebut mencuat. Dugaan larangan itu dinilai menyangkut hak peserta didik menjalankan keyakinan agamanya. Pemerintah daerah kemudian didorong mengambil langkah tegas berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pihak sekolah. Sanksi pemberhentian tidak dengan…

  • Wamendikdasmen: Kualitas PJJ untuk ATS Sama Seperti Sekolah Biasa

    Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat menegaskan kualitas Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) bagi Anak Tidak Sekolah (ATS) setara dengan pendidikan di sekolah reguler. Program tersebut dirancang agar peserta didik memperoleh layanan pendidikan formal dengan standar yang sama. Pemerintah ingin memastikan keterbatasan lokasi, ekonomi, atau kondisi tertentu tidak mengurangi mutu pembelajaran. Melalui PJJ, ATS…

  • Faculty of Humanities BINUS University Siapkan Talenta Global di Era AI, Menjawab Kekhawatiran Orang Tua akan Masa Depan Karier Anak

    Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin pesat memunculkan berbagai kekhawatiran di kalangan orang tua terkait masa depan karier anak-anak mereka. Menjawab tantangan tersebut, Faculty of Humanities BINUS University terus mengembangkan kurikulum yang dirancang untuk mencetak talenta global yang mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi tanpa kehilangan keunggulan manusia yang sulit digantikan oleh AI. Faculty of…

  • Ukur Capaian Kompentensi, Polbangtan Kementan Gelar UAS

    Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) di bawah Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar Ujian Akhir Semester (UAS) sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan mengukur capaian kompetensi akademik dan keterampilan yang telah diperoleh selama satu semester. UAS juga menjadi indikator penting dalam memastikan kualitas pendidikan vokasi pertanian tetap terjaga. Pelaksanaan UAS dilakukan di seluruh kampus Polbangtan…