Ascott Soirée, Perpaduan Kreativitas Seni dan Kuliner di Hotel

Ascott Soirée menjadi program khas Ascott yang menghadirkan pengalaman menginap melalui pendekatan seni dan budaya. Program tersebut tidak hanya berfokus pada fasilitas akomodasi bagi para tamu. Ascott menggabungkan pertunjukan, seni visual, fesyen, dan kuliner dalam pengalaman yang dikurasi. Konsep tersebut juga melibatkan kolaborasi dengan seniman serta kreator lokal di berbagai destinasi.

Di Indonesia, konsep tersebut salah satunya hadir melalui Ascott Waterplace Surabaya pada 7 Juni 2026. Acara bertajuk “The Symphony of Afternoon Tea” menggabungkan kuliner dengan pertunjukan musik instrumental. Pengunjung menikmati artisan tea dari Bali dalam konsep elevated afternoon tea. Pertunjukan biola dan cello turut melengkapi pengalaman para tamu selama acara berlangsung.

Ascott Soirée juga hadir di Jakarta melalui konsep yang menggabungkan seni, gaya hidup, dan wellness. Pada April 2026, empat properti Ascott berkolaborasi memperingati World Art Day. Mereka adalah Ascott Jakarta, Ascott Kuningan Jakarta, Ascott Sudirman Jakarta, dan Ascott Menteng Jakarta. Rangkaian acaranya mencakup kunjungan museum dan pengalaman sound healing bersama Ciputra Artpreneur.

Konsep Ascott Soirée secara global memiliki empat pilar utama dalam menghadirkan pengalaman kepada tamu. Keempatnya mencakup performing arts, visual arts, couture, dan culinary arts. Pendekatan tersebut membuat properti tidak hanya menjadi tempat menginap selama perjalanan. Hotel dan serviced residence juga dapat menjadi ruang untuk mengenal kreativitas serta budaya lokal.

Program tersebut sejalan dengan berkembangnya wisata berbasis pengalaman yang menawarkan hubungan lebih dekat dengan suatu destinasi. Ascott menggunakan kolaborasi lokal untuk menghadirkan karakter berbeda pada setiap penyelenggaraan Soirée. Seni dan kuliner akhirnya menjadi bagian dari pengalaman hospitality yang ditawarkan kepada tamu. Konsep tersebut sekaligus membuka ruang bagi karya lokal untuk diperkenalkan kepada pengunjung lebih luas.

Similar Posts

  • Ketika Gen Z Mengukir Aksara Sunda di Daun Lontar

    Di tengah derasnya arus digitalisasi, sejumlah anak muda dari generasi Z memilih cara unik untuk melestarikan budaya. Mereka belajar menulis Aksara Sunda di atas daun lontar, media tradisional yang telah digunakan sejak ratusan tahun lalu untuk menyimpan naskah dan pengetahuan masyarakat Nusantara. Kegiatan tersebut digelar dalam berbagai lokakarya budaya yang melibatkan pelajar, mahasiswa, hingga komunitas…

  • Saat Serangan Stroke Diceritakan dalam Lukisan Afnan Malay

    Seniman sekaligus penyair Afnan Malay menuangkan pengalaman pribadinya saat terserang stroke ke dalam karya-karya lukisan abstrak. Kisah tersebut hadir melalui pameran tunggal bertajuk Energi Rupa yang digelar di Kembang Jati Art House, Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Pameran dibuka pada 18 Juli 2026 dan menampilkan lebih dari 25 karya yang merekam perjalanan hidup, ingatan, serta proses pemulihan…

  • Budaya Betawi Meriahkan Perayaan HUT ke-499 Jakarta di Jaksel

    Berbagai kegiatan budaya Betawi digelar di Jakarta Selatan untuk memeriahkan perayaan HUT ke-499 Jakarta. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya sekaligus pemberdayaan para pelaku seni di ibu kota. Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Selatan menghadirkan beragam pertunjukan khas Betawi. Masyarakat dapat menikmati tari tradisional, lenong, palang pintu, hingga berbagai atraksi budaya lainnya yang tersebar…

  • Kisah Pilu Orfeus dan Euridice Buka SIPFest 2026 di Salihara

    Kisah cinta tragis Orfeus dan Euridice menjadi pembuka Salihara International Performing-arts Festival (SIPFest) 2026 di Jakarta. Pertunjukan tari berjudul Orfeus dipentaskan pada 1 dan 2 Agustus 2026 di Komunitas Salihara, Pasar Minggu. Karya tersebut disutradarai dan dikoreografi oleh seniman performans Melati Suryodarmo. Pertunjukan ini mengadaptasi puisi karya Goenawan Mohamad yang terinspirasi dari mitologi Yunani. Orfeus…

  • Tinggalkan Citra Kalem, Raisa Menjelma Srikandi di Pagelaran Sabang Merauke

    Raisa Andriana bersiap menunjukkan sisi berbeda melalui keterlibatannya dalam Pagelaran Sabang Merauke 2026. Penyanyi yang identik dengan penampilan elegan tersebut dipercaya memerankan tokoh Srikandi. Peran ini sekaligus menjadi debut Raisa dalam sebuah pertunjukan musikal berskala besar. Ia harus memadukan kemampuan bernyanyi, akting, dan koreografi dalam satu panggung. Pagelaran Sabang Merauke 2026 mengangkat tema “Hikayat Srikandi…

  • Ilustrator Liunic Jadi Juri Generasi Ceria Warnai Indonesia

    Ilustrator sekaligus kreator visual Liunic dipercaya menjadi salah satu juri dalam ajang Generasi Ceria Warnai Indonesia. Keterlibatannya diharapkan mampu memberikan inspirasi kepada peserta untuk berani mengekspresikan kreativitas melalui karya seni. Program tersebut menjadi wadah bagi anak-anak dan generasi muda mengembangkan imajinasi sekaligus meningkatkan kemampuan menggambar. Kehadiran Liunic juga dinilai dapat menambah semangat peserta karena karya-karyanya…