Kemenbud Dorong Pelestarian Budaya Melalui Konten Digital

Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) terus mendorong Pelestarian Budaya melalui pemanfaatan konten digital. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada generasi muda dan masyarakat global.

Kemenbud menilai media digital menjadi sarana yang efektif untuk menyebarluaskan informasi budaya. Video pendek, foto, podcast, dan konten edukatif dinilai mampu menarik minat masyarakat. Platform media sosial juga mempercepat penyebaran informasi hingga ke berbagai negara.

Melalui berbagai program, Kemenbud mengajak kreator konten, komunitas, dan pelaku budaya untuk memproduksi karya yang mengangkat tradisi lokal. Materi yang dihasilkan dapat berupa kesenian, bahasa daerah, kuliner, hingga cerita rakyat dari berbagai wilayah Indonesia.

Menurut Kemenbud, teknologi digital tidak hanya berfungsi sebagai media promosi. Platform digital juga menjadi sarana dokumentasi yang membantu menjaga warisan budaya agar tetap dapat dipelajari oleh generasi mendatang. Digitalisasi dinilai penting untuk melindungi budaya dari risiko kehilangan dan kerusakan.

Kemenbud berharap semakin banyak anak muda terlibat dalam pelestarian budaya melalui karya kreatif. Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan kreator digital diharapkan mampu memperkuat identitas budaya Indonesia sekaligus meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap warisan budaya nasional di era digital.

Similar Posts

  • Art Jakarta Gardens 2026 Pekan Seni Ruang Terbuka Resmi Dibuka

    Art Jakarta Gardens 2026 resmi dibuka di Hutan Kota by Plataran, Jakarta. Memasuki edisi kelima, ajang seni ruang terbuka ini kembali menghadirkan perpaduan seni rupa kontemporer, lanskap hijau, dan berbagai program publik multidisipliner. Pekan seni tersebut berlangsung pada 6 hingga 10 Mei 2026. Art Jakarta Gardens 2026 menghadirkan pengalaman berbeda karena pengunjung dapat menikmati karya…

  • Kemenbud dorong kolaborasi dalam penguatan budaya Islam

    Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) mendorong kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat Budaya Islam di Indonesia. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga sekaligus mengembangkan warisan budaya yang tumbuh bersama perjalanan sejarah bangsa. Kemenbud mengajak pemerintah daerah, akademisi, komunitas, dan tokoh agama untuk bekerja sama. Kolaborasi itu diharapkan mampu memperluas pelestarian tradisi Islam yang berkembang di berbagai daerah. Upaya…

  • Jakalcer Fest 2026 Resmi Digelar, Pasar Seni Ancol Hadirkan Panggung Seni, Musik, hingga Kuliner Nusantara

    Jakalcer Fest 2026 resmi berlangsung di Pasar Seni Ancol, Jakarta Utara, mulai 19 hingga 28 Juni 2026. Festival ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan menuju lima abad Kota Jakarta sekaligus menghidupkan kembali kawasan Pasar Seni sebagai pusat kreativitas. Mengusung tema “Seamphony of The Arts”, Jakalcer Fest menghadirkan kolaborasi seni, budaya, musik, kuliner, serta ekonomi kreatif…

  • Menelusuri Karya Seni Oesman Effendi di Galeri Nasional Indonesia

    Galeri Nasional Indonesia menghadirkan pameran Oesman Effendi bertajuk “Oesman Effendi (1919–1985): Arsip dan Karya”. Pameran yang berlangsung mulai 27 Juni hingga 6 September 2026 ini mengajak pengunjung menelusuri perjalanan kreatif salah satu pelopor seni lukis abstrak Indonesia. Beragam lukisan, arsip, dokumen, hingga karya cukil kayu dipamerkan untuk memberikan gambaran utuh mengenai kiprah sang seniman. Pameran…

  • Ratusan Pegiat Seni Ramaikan Kirab Banteng 1 Suro Empu Supo di Kota Batu

    Ratusan pegiat seni dan masyarakat memadati kawasan Pasar Wisata Songgoriti, Kota Batu, Jawa Timur, dalam Kirab Banteng 1 Suro Empu Supo. Tradisi budaya tersebut kembali digelar pada Senin (22/6) dan menjadi salah satu agenda budaya tahunan yang dinantikan masyarakat. Kirab Banteng 1 Suro Empu Supo tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-18. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi…

  • Menafsir Dakwah dalam Goresan Kaligrafi A.D Pirous

    Nama A.D. Pirous memiliki tempat istimewa dalam perkembangan seni rupa Indonesia. Seniman asal Aceh yang bernama lengkap Abdul Djalil Pirous itu dikenal sebagai pelopor kaligrafi Islam modern di Indonesia. Melalui karya-karyanya, Pirous tidak hanya menghadirkan keindahan visual, tetapi juga menjadikan seni sebagai media dakwah yang mengajak masyarakat merenungkan nilai spiritual dan kemanusiaan. Berbeda dengan kaligrafi…