RANS Tawarkan Harga Saham Rp 135-Rp 170, Mahal atau Murah?

PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) resmi memulai masa penawaran awal atau book building dengan kisaran harga Rp135 hingga Rp170 per saham. Perusahaan milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina itu menawarkan 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02 persen modal setelah IPO.

Dengan rentang harga tersebut, RANS berpotensi menghimpun dana segar sekitar Rp340,87 miliar hingga Rp429,25 miliar. Dana hasil IPO akan digunakan untuk mendukung pengembangan bisnis media, hiburan, pengelolaan intellectual property, serta berbagai kegiatan usaha pendukung lainnya.

Pertanyaan yang kemudian muncul adalah apakah harga saham RANS tergolong mahal atau murah. Sejumlah analis menilai jawabannya tidak bisa hanya dilihat dari nominal harga per saham yang relatif rendah. Penilaian utama tetap berada pada valuasi perusahaan, prospek pertumbuhan, dan kemampuan menghasilkan laba secara berkelanjutan.

RANS memiliki keunggulan berupa brand yang kuat dan basis audiens yang besar. Ekosistem bisnisnya juga cukup beragam, mulai dari media digital, hiburan, gaya hidup, hingga berbagai kolaborasi bisnis. Kondisi tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi investor ritel.

Meski demikian, sejumlah pengamat mengingatkan bahwa bisnis berbasis figur publik memiliki tantangan tersendiri. Investor institusi umumnya akan melihat kualitas pendapatan, arus kas, profitabilitas, serta kemampuan bisnis untuk terus bertumbuh tanpa bergantung pada popularitas tokoh tertentu.

Karena itu, penilaian mahal atau murah terhadap Saham RANS baru dapat diketahui lebih jelas setelah prospektus lengkap dan valuasi perusahaan dipublikasikan. Jika valuasinya dianggap wajar dibanding prospek bisnisnya, harga Rp135-Rp170 bisa dinilai menarik. Sebaliknya, jika terlalu tinggi hanya mengandalkan popularitas merek, risikonya juga meningkat.

Untuk saat ini, IPO RANS menjadi salah satu penawaran saham yang paling banyak diperbincangkan pada 2026. Selain nama besar di belakang perusahaan, investor juga menunggu sejauh mana RANS mampu mengubah popularitas menjadi kinerja bisnis yang berkelanjutan setelah resmi melantai di Bursa Efek Indonesia.

Similar Posts

  • Dari Kerupuk hingga Industri Rumahan, KUR Perkuat Napas UMKM Indonesia

    Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Mulai dari usaha kerupuk rumahan, warung kelontong, hingga industri pengolahan skala kecil, banyak pelaku usaha memanfaatkan akses pembiayaan ini untuk mengembangkan bisnis mereka dan meningkatkan kapasitas produksi. Melalui skema pembiayaan dengan bunga yang relatif terjangkau,…

  • Pelaku Bisnis Didorong Menangkan Strategi di Ranah Digital

    Pelaku bisnis di Indonesia didorong untuk semakin adaptif dalam menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen. Penguatan Strategi Digital dinilai menjadi kunci untuk menjaga daya saing di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat. Perkembangan platform digital telah mengubah cara perusahaan memasarkan produk dan berinteraksi dengan pelanggan. Kini, konsumen lebih banyak mencari informasi, membandingkan produk, hingga…

  • Mengapa Pengusaha Meminta Tarif Penyeberangan Dinaikkan

    Kalangan pengusaha angkutan penyeberangan meminta pemerintah menaikkan tarif penyeberangan karena biaya operasional kapal terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan harga bahan bakar, biaya perawatan armada, suku cadang, serta kebutuhan operasional lainnya disebut menjadi alasan utama di balik usulan tersebut. Asosiasi pelaku usaha penyeberangan menilai tarif yang berlaku saat ini sudah tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi…

  • Saham SpaceX Cetak Rekor ke Level Tertinggi

    Saham SpaceX kembali mencetak rekor dengan mencapai level tertinggi dalam transaksi pasar sekunder. Kenaikan valuasi perusahaan antariksa milik Elon Musk tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap prospek bisnis SpaceX di sektor peluncuran satelit, internet berbasis satelit, dan eksplorasi luar angkasa. Lonjakan valuasi didorong oleh pertumbuhan bisnis yang terus berlanjut. Program Starlink menjadi salah satu motor…

  • OJK Jambi membekali perempuan dengan edukasi literasi keuangan

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi terus memperkuat literasi keuangan di kalangan perempuan melalui berbagai program edukasi. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya perempuan, dalam mengelola keuangan secara bijak dan memanfaatkan layanan keuangan formal dengan aman. Kegiatan edukasi tersebut menyasar berbagai kelompok perempuan, mulai dari pelaku UMKM, ibu rumah tangga, komunitas perempuan, hingga…

  • Ramalan Harga Logam Dasar Bank Dunia Saat Tekanan Pasokan Tembaga, Nikel Cs Memuncak

    Bank Dunia memperkirakan harga logam dasar global akan tetap berada dalam tren menguat sepanjang 2026 di tengah meningkatnya tekanan pasokan dan permintaan yang masih solid dari sektor energi terbarukan, kendaraan listrik, hingga pembangunan pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI). Dalam laporan Commodity Markets Outlook, Bank Dunia menyebut kondisi pasar logam semakin ketat akibat gangguan pasokan…