Dari Raden Saleh ke Marcos Kueh, Sajian Terbaru Museum MACAN

Museum MACAN menghadirkan rangkaian pameran terbaru yang mempertemukan karya seni modern dan kontemporer dari berbagai generasi. Salah satu yang menarik perhatian adalah dialog visual antara karya maestro abad ke-19 Raden Saleh dan perupa tekstil kontemporer asal Sarawak, Marcos Kueh. Program pameran ini berlangsung hingga 4 Oktober 2026 di Jakarta Barat.

Melalui pameran kelompok “Menelan Cakrawala”, Museum MACAN mengajak pengunjung melihat lanskap bukan sekadar pemandangan alam. Pameran ini menyoroti bagaimana lanskap dibentuk oleh sejarah, kekuasaan, kolonialisme, hingga kapitalisme modern. Karya-karya yang ditampilkan berasal dari berbagai periode, termasuk lukisan karya Raden Saleh, Franz Wilhelm Junghuhn, dan sejumlah seniman penting lainnya.

Sementara itu, di Sculpture Garden, Museum MACAN menampilkan “Kenyalang Circus” karya Marcos Kueh. Perupa asal Sarawak tersebut dikenal menggabungkan tradisi tekstil Borneo dengan budaya visual kontemporer. Lewat teknik tenun digital, Kueh mengangkat isu identitas budaya, pariwisata, dan komodifikasi warisan budaya di era modern.

Program terbaru Museum MACAN juga menghadirkan pameran “Period Piece” karya Riar Rizaldi serta “Atlantis II” karya Dawn Ng. Keseluruhan pameran mengusung tema besar tentang waktu, lanskap, memori, dan identitas budaya yang terus berubah mengikuti perkembangan masyarakat dan teknologi.

Rangkaian pameran ini menjadi salah satu sajian seni terbesar Museum MACAN pada 2026. Pengunjung diajak menyaksikan pertemuan gagasan dari berbagai era, mulai dari romantisme lanskap ala Raden Saleh hingga kritik budaya kontemporer yang dihadirkan Marcos Kueh. Pameran berlangsung di Museum MACAN, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dengan jam kunjung 10.00–18.00 WIB setiap Selasa hingga Minggu.

Similar Posts

  • Tinggalkan Citra Kalem, Raisa Menjelma Srikandi di Pagelaran Sabang Merauke

    Raisa Andriana bersiap menunjukkan sisi berbeda melalui keterlibatannya dalam Pagelaran Sabang Merauke 2026. Penyanyi yang identik dengan penampilan elegan tersebut dipercaya memerankan tokoh Srikandi. Peran ini sekaligus menjadi debut Raisa dalam sebuah pertunjukan musikal berskala besar. Ia harus memadukan kemampuan bernyanyi, akting, dan koreografi dalam satu panggung. Pagelaran Sabang Merauke 2026 mengangkat tema “Hikayat Srikandi…

  • Seni di Pulau Tidung Dorong Kreativitas Pelajar dan Bangun Kepercayaan Diri

    Seni di Pulau Tidung Dorong Kreativitas Pelajar dan Bangun Kepercayaan Diri JAKARTA – Kegiatan seni di Pulau Tidung, Kabupaten Kepulauan Seribu, dimanfaatkan sebagai sarana membangun kreativitas sekaligus meningkatkan rasa percaya diri para pelajar. Program tersebut menghadirkan ruang terbuka sebagai panggung bagi siswa untuk menampilkan berbagai karya seni. Kepala Suku Dinas Pendidikan Kepulauan Seribu, M. Thohari,…

  • Meriah, Festival Lomba Tari Maharaya Sedot Penonton

    Festival Lomba Tari Maharaya berlangsung meriah dengan menghadirkan beragam pertunjukan seni tari yang menarik perhatian masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperkenalkan kekayaan seni budaya. Antusiasme penonton terlihat selama rangkaian perlombaan berlangsung. Festival ini juga menjadi sarana hiburan sekaligus edukasi budaya bagi masyarakat yang hadir. Para peserta membawakan beragam koreografi…

  • Gairah ber-Festival Lima Gunung seperempat abad terus menyala

    Festival Lima Gunung kembali digelar di Dusun Warangan, Desa Muneng Warangan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Edisi 2026 menjadi momen istimewa karena menandai perjalanan seperempat abad festival yang digagas Komunitas Lima Gunung. Acara berlangsung pada 10 hingga 12 Juli 2026 dengan melibatkan seniman dari kawasan Merapi, Merbabu, Andong, Sumbing, dan Menoreh. Selama 25 tahun,…

  • Jazz Gunung Bromo panggung promosi wisata unggulan Probolinggo

    Jazz Gunung Bromo 2026 kembali menjadi panggung promosi wisata unggulan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Festival tersebut berlangsung di Amfiteater Jiwa Jawa Resort Bromo pada 24 hingga 25 Juli 2026. Acara digelar melalui kolaborasi Jazz Gunung Indonesia, Kementerian Pariwisata, dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Perhelatan itu memadukan pertunjukan musik, budaya, dan panorama alam pegunungan Bromo. Bupati Probolinggo…

  • Mengenal Lawang Sakepeng, Tradisi Dayak untuk Menyambut Tamu yang Dipentaskan di Festival Kampung 5

    Tradisi Lawang Sakepeng menjadi salah satu pertunjukan budaya yang menarik perhatian pengunjung dalam Festival Kampung 5. Kesenian khas Suku Dayak Ngaju dari Kalimantan Tengah tersebut ditampilkan sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus pengenalan tradisi kepada masyarakat luas. Lawang Sakepeng dikenal sebagai tradisi penyambutan tamu yang memadukan unsur seni, adat, dan bela diri. Dalam bahasa Dayak Ngaju,…