Wamendikdasmen: Kualitas PJJ untuk ATS Sama Seperti Sekolah Biasa

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat menegaskan kualitas Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) bagi Anak Tidak Sekolah (ATS) setara dengan pendidikan di sekolah reguler. Program tersebut dirancang agar peserta didik memperoleh layanan pendidikan formal dengan standar yang sama. Pemerintah ingin memastikan keterbatasan lokasi, ekonomi, atau kondisi tertentu tidak mengurangi mutu pembelajaran. Melalui PJJ, ATS diharapkan dapat kembali melanjutkan pendidikan tanpa kehilangan hak memperoleh layanan berkualitas. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan menengah di seluruh Indonesia.

Menurut Wamendikdasmen, kurikulum yang digunakan dalam PJJ sama dengan sekolah menengah atas reguler. Proses pembelajaran didukung guru, tutor, serta materi yang disediakan melalui platform digital Rumah Pendidikan. Peserta didik juga memperoleh pendampingan secara daring maupun luring sesuai kebutuhan. Karena merupakan jalur pendidikan formal, lulusan PJJ akan menerima ijazah SMA dari sekolah induk, bukan ijazah pendidikan kesetaraan. Dengan demikian, hak akademik peserta didik tetap setara dengan siswa sekolah reguler.

Program PJJ ditujukan bagi ATS berusia 16 hingga 18 tahun yang mengalami hambatan melanjutkan pendidikan. Sasaran utamanya meliputi daerah tertinggal, terdepan, dan terluar, wilayah rawan bencana, serta kawasan dengan angka ATS tinggi. Pada 2026, pelaksanaan program melibatkan 21 sekolah induk dan 62 sekolah mitra di berbagai provinsi. Pemerintah menargetkan ribuan ATS dapat kembali mengikuti pendidikan formal melalui skema tersebut.

Pemerintah berharap PJJ menjadi solusi untuk menekan angka anak tidak sekolah di Indonesia. Selain memperluas akses pendidikan, program ini juga bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Wamendikdasmen menegaskan keberhasilan PJJ bergantung pada kolaborasi antara sekolah, pemerintah daerah, guru, dan masyarakat. Dengan dukungan berbagai pihak, ATS diharapkan dapat menyelesaikan pendidikan menengah dan memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan studi maupun memasuki dunia kerja.

Similar Posts

  • Tak Cuma AI, Ini 10 Jurusan Kuliah yang Bakal Laris di Dunia Kerja

    Memilih Jurusan Kuliah menjadi keputusan penting bagi calon mahasiswa yang ingin memiliki peluang karier lebih luas. Selain bidang kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), sejumlah jurusan lain diperkirakan akan tetap banyak dibutuhkan seiring perkembangan teknologi, transformasi digital, dan perubahan kebutuhan industri. Berdasarkan proyeksi kebutuhan tenaga kerja global, beberapa jurusan dengan prospek cerah meliputi Ilmu Komputer,…

  • Beasiswa Maung Depok 2026 Resmi Dibuka, Sediakan Bantuan Kuliah bagi Mahasiswa dan Guru PAUD

    Pemerintah Kota Depok resmi membuka pendaftaran Beasiswa Maung Depok 2026. Program ini memberikan bantuan biaya kuliah bagi lulusan SMA, mahasiswa aktif, dan guru PAUD dari keluarga kurang mampu yang memenuhi persyaratan. Kuota yang disediakan mencapai 200 penerima. Program Beasiswa Maung atau Manusia Unggul menjadi salah satu upaya Pemkot Depok meningkatkan akses pendidikan tinggi. Bantuan diberikan…

  • Alami Kerusakan, SMK Satu-satunya di Pulau Miangas Akhirnya Direvitalisasi

    Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) satu-satunya di Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, akhirnya direvitalisasi setelah mengalami kerusakan pada sejumlah fasilitas. Perbaikan dilakukan untuk meningkatkan kualitas sarana belajar sekaligus mendukung pemerataan pendidikan di wilayah terluar Indonesia. Revitalisasi ini diharapkan memberikan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik. Pemerintah menilai pendidikan…

  • Pendaftaran Beasiswa Chevening 2026 Dibuka, Kuliah S2 Gratis ke Inggris

    Pendaftaran Chevening Scholarship untuk tahun akademik 2027–2028 resmi dibuka pada 4 Agustus 2026. Program bergengsi Pemerintah Inggris tersebut juga tersedia bagi pelamar dari Indonesia. Chevening memberikan kesempatan menjalani pendidikan magister selama satu tahun di universitas Inggris. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi Chevening. Berdasarkan jadwal resmi, pendaftaran dibuka mulai pukul 11.00 UTC pada 4…

  • Hanya 17.816 Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang, Wamen Stella: Alasannya Bukan soal Biaya UKT Saja

    Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, meluruskan informasi yang menyebut sekitar 60 ribu calon mahasiswa tidak melakukan daftar ulang di perguruan tinggi negeri (PTN). Menurutnya, angka tersebut bukan seluruhnya mahasiswa yang mengundurkan diri. Dari total sekitar 60 ribu, sebanyak 42.315 merupakan bangku yang tidak terisi, sedangkan hanya 17.816 calon mahasiswa yang telah…

  • Pertamina Patra Niaga Perkuat Dukungan Pendidikan Anak lewat Program CID

    Pertamina Patra Niaga terus memperkuat dukungan terhadap sektor pendidikan anak melalui program Community Involvement and Development atau CID. Program tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan di sekitar wilayah operasional. Pendidikan ditempatkan sebagai salah satu bidang penting dalam pengembangan masyarakat. Kegiatan diarahkan untuk membantu meningkatkan akses sekaligus kualitas pembelajaran bagi generasi muda….