Solusi Biaya Sekolah Anak, BRI Multiguna Hadir Jaga Finansial Keluarga

Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Dewan Gubernur pada 17–18 Juni 2026. Kenaikan dilakukan untuk menjaga stabilitas rupiah dan mengendalikan inflasi di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Meski BI Rate kembali naik, bank-bank milik negara atau Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) diminta tidak terburu-buru menaikkan bunga kredit. Gubernur BI Perry Warjiyo menilai likuiditas perbankan masih cukup kuat. Karena itu, kenaikan suku bunga acuan tidak harus langsung dibebankan kepada nasabah melalui bunga pinjaman yang lebih tinggi.

BI mendorong perbankan meningkatkan efisiensi operasional agar penyaluran kredit tetap tumbuh. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendukung aktivitas dunia usaha. Kenaikan bunga kredit yang terlalu cepat berisiko menekan permintaan pembiayaan dari sektor produktif.

Sejumlah ekonom memperkirakan dampak kenaikan BI Rate akan lebih dahulu terlihat pada bunga deposito. Penyesuaian bunga kredit biasanya berlangsung secara bertahap karena bank harus mempertimbangkan kondisi pasar, kualitas debitur, dan persaingan industri perbankan.

Data perbankan menunjukkan bunga kredit baru pada bank-bank BUMN justru sempat mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi tersebut menunjukkan transmisi kenaikan BI Rate ke sektor kredit tidak selalu berlangsung secara langsung. Faktor likuiditas dan strategi bisnis masing-masing bank turut memengaruhi kebijakan suku bunga.

Pelaku usaha kini menantikan langkah lanjutan perbankan setelah keputusan terbaru BI. Jika bunga kredit tetap terjaga, pertumbuhan pembiayaan diharapkan terus berlanjut dan mampu menopang aktivitas ekonomi nasional pada paruh kedua 2026.

Similar Posts

  • Anggaran BGN Dipangkas Dua Kali, Kini Tersisa Rp 228,38 Triliun

    Anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) dilaporkan mengalami pemangkasan sebanyak dua kali dalam proses penyesuaian belanja negara. Setelah dilakukan efisiensi anggaran, pagu yang semula lebih besar kini tersisa Rp228,38 triliun. Penyesuaian tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga efektivitas penggunaan anggaran sekaligus menyesuaikan prioritas program nasional. Meski mengalami pemangkasan, pemerintah menegaskan bahwa program-program utama…

  • Solusi Agentic Automation Tingkatkan Skala Bisnis Perusahaan

    Teknologi agentic automation mulai banyak dilirik perusahaan yang ingin meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mempercepat transformasi digital. Solusi ini dinilai mampu membantu bisnis mengelola proses yang semakin kompleks di tengah perkembangan kecerdasan buatan atau AI. Berbeda dengan otomatisasi konvensional yang hanya menjalankan tugas berulang, agentic automation memungkinkan sistem merencanakan, menjalankan, dan membantu pengambilan keputusan berdasarkan konteks…

  • OJK Jambi membekali perempuan dengan edukasi literasi keuangan

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi terus memperkuat literasi keuangan di kalangan perempuan melalui berbagai program edukasi. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya perempuan, dalam mengelola keuangan secara bijak dan memanfaatkan layanan keuangan formal dengan aman. Kegiatan edukasi tersebut menyasar berbagai kelompok perempuan, mulai dari pelaku UMKM, ibu rumah tangga, komunitas perempuan, hingga…

  • Kejar Investor, Purbaya Besok Terbang ke China

    Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa, dijadwalkan terbang ke China untuk bertemu dengan sejumlah calon investor. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan investor asing terhadap prospek ekonomi Indonesia yang dinilai masih memiliki potensi pertumbuhan yang kuat. Dalam lawatan tersebut, Purbaya akan memaparkan berbagai perkembangan ekonomi nasional, termasuk stabilitas…

  • ETF Emas Rilis 10 Agustus 2026, Panduan Cara Beli dan Untung Ruginya

    Produk Exchange Traded Fund (ETF) Emas dijadwalkan mulai diperdagangkan pada 10 Agustus 2026. Kehadirannya menjadi alternatif baru bagi masyarakat yang ingin berinvestasi emas tanpa harus menyimpan emas fisik. ETF Emas diperdagangkan di bursa layaknya saham sehingga dapat dibeli dan dijual selama jam perdagangan. Produk ini diharapkan memperluas pilihan investasi sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap instrumen…

  • Malik Nuh Jaidi Dorong Industri Tembakau Berkualitas Lewat Kemitraan Strategis

    Malik Nuh Jaidi mendorong penguatan industri tembakau berkualitas melalui inovasi dan kemitraan strategis. Langkah tersebut dijalankan melalui PT Jasmira Sultan Tobacco yang dipimpinnya sebagai CEO. Perusahaan menghadapi perubahan preferensi konsumen, persaingan global, serta tuntutan peningkatan kualitas produk. Malik menilai pertumbuhan perusahaan tidak hanya bergantung pada peningkatan bisnis. Tata kelola profesional dan pengembangan sumber daya manusia…