Putri Tanjung Senang CORTIS Debut di ASEAN lewat Allo Bank Festival

Grup musik pendatang baru CORTIS mencatat langkah penting dalam perjalanan karier mereka. Band tersebut menjalani debut panggung di tingkat ASEAN melalui penampilan pada Allo Bank Festival 2026 yang digelar di Jakarta. Kehadiran CORTIS menjadi salah satu sorotan karena grup ini mendapat dukungan dari kalangan industri kreatif, termasuk Putri Tanjung.

Putri Tanjung mengaku senang melihat CORTIS memperoleh kesempatan tampil di salah satu festival musik terbesar di Indonesia. Menurutnya, debut tersebut menjadi momentum penting bagi grup tersebut untuk memperkenalkan karya dan identitas musik mereka kepada audiens yang lebih luas. Penampilan di festival berskala internasional juga dinilai dapat membuka peluang kolaborasi di kawasan Asia Tenggara.

CORTIS membawakan sejumlah lagu yang menampilkan karakter musik modern dengan sentuhan pop alternatif. Penampilan mereka mendapat sambutan positif dari penonton yang memadati area festival. Energi panggung, kualitas musikalitas, dan interaksi dengan penonton menjadi daya tarik utama yang mencuri perhatian selama penampilan berlangsung.

Allo Bank Festival sendiri dikenal sebagai ajang yang menghadirkan musisi nasional dan internasional dalam satu panggung. Kehadiran CORTIS di acara tersebut menunjukkan semakin terbukanya ruang bagi talenta muda Indonesia untuk tampil di hadapan audiens yang lebih besar. Festival ini juga menjadi sarana penting bagi musisi baru untuk memperluas jangkauan penggemar.

Putri Tanjung berharap debut ASEAN CORTIS dapat menjadi awal perjalanan yang lebih besar di industri musik. Ia menilai generasi musisi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat regional maupun global jika terus menghasilkan karya yang berkualitas dan konsisten.

Dengan penampilan perdananya di Allo Bank Festival 2026, CORTIS berhasil mencuri perhatian pencinta musik. Debut tersebut menjadi langkah awal yang menjanjikan bagi grup ini dalam membangun eksistensi di kancah musik Asia Tenggara.

Similar Posts

  • Jazz Gunung Slamet 2026 Digelar di Baturraden 27 Juni, Padukan Musik, Wisata Alam, dan Kuliner Lokal

    Ajang Jazz Gunung Slamet 2026 kembali digelar di kawasan wisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada 27 Juni 2026. Festival ini menawarkan pengalaman berbeda dengan memadukan pertunjukan musik jazz, keindahan alam pegunungan, serta kekayaan kuliner lokal dalam satu rangkaian acara. Berlatar panorama lereng Gunung Slamet yang sejuk dan asri, Jazz Gunung Slamet menjadi salah satu…

  • Gakuen Purgatory Perkenalkan Dunia Gelapnya Lewat “Liturgi Tirani”

    Band metal progresif Gakuen Purgatory resmi memperkenalkan karya terbarunya melalui singel berjudul “Liturgi Tirani”. Lagu ini menjadi pintu masuk bagi pendengar untuk mengenal semesta gelap yang dibangun oleh band tersebut. Dengan lirik yang tajam dan nuansa musik yang agresif, “Liturgi Tirani” menghadirkan kritik terhadap kekuasaan, manipulasi, dan berbagai bentuk penindasan. Melalui singel ini, Gakuen Purgatory…

  • Maestro Paduan Suara Agustinus Bambang Jusana Meninggal Dunia

    Dunia musik dan paduan suara Indonesia berduka atas wafatnya Agustinus Bambang Jusana, sosok yang dikenal sebagai maestro paduan suara dan memiliki kontribusi besar dalam perkembangan musik vokal di Tanah Air. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, murid, rekan musisi, serta komunitas paduan suara yang selama ini mengenal dedikasi dan pengabdiannya. Selama perjalanan kariernya, Agustinus Bambang…

  • Inul Daratista Yakin Masa Depan Musik Dangdut Cerah di Tangan Gen Z

    Pedangdut senior Inul Daratista optimistis masa depan musik dangdut akan semakin cerah berkat peran generasi Z. Menurutnya, anak muda saat ini mampu menghadirkan warna baru tanpa meninggalkan akar budaya yang menjadi identitas dangdut Indonesia. Inul menilai perkembangan platform digital telah membuka peluang besar bagi musisi muda untuk memperkenalkan karya mereka. Melalui media sosial dan layanan…

  • Nearcrush Luncurkan Singel Kami Tersesat di Dunia yang Tidak Pernah Berniat Menyelamatkan

    Band alternatif asal Indonesia, Nearcrush, kembali merilis karya terbaru mereka melalui singel berjudul “Kami Tersesat di Dunia yang Tidak Pernah Berniat Menyelamatkan”. Lagu ini menjadi salah satu karya paling emosional yang pernah dirilis oleh Nearcrush. Dengan lirik yang menggambarkan perasaan kehilangan arah, kegelisahan, dan pencarian makna di tengah kehidupan yang penuh ketidakpastian. Melalui singel ini,…