Konser Isyana Sarasvati di Malaysia Batal, Penjualan Tiket Tak Capai Target

Konser Isyana Sarasvati Live in Kuala Lumpur yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Juli 2026 resmi dibatalkan. Kabar tersebut diumumkan oleh promotor Redrose Entertainment bersama Vault Vision Agency melalui pernyataan resmi di media sosial. Keputusan itu diambil setelah penjualan tiket dinilai belum mencapai batas minimum yang dibutuhkan agar konser dapat diselenggarakan secara layak dan bertanggung jawab. Pembatalan ini mengecewakan banyak penggemar yang telah membeli tiket dan menyiapkan perjalanan ke Kuala Lumpur.

Dalam pernyataannya, promotor menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah melalui berbagai pertimbangan. Mereka menyebut jumlah tiket yang terjual belum memenuhi target penyelenggaraan konser. Meski demikian, promotor menyampaikan apresiasi kepada seluruh penggemar yang telah memberikan dukungan dan antusiasme sejak penjualan tiket dibuka. Mereka juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pembatalan acara tersebut.

Isyana Sarasvati turut menyampaikan pesan kepada para penggemarnya melalui Instagram Story. Penyanyi berusia 33 tahun itu mengaku sama kecewanya dengan para penggemar yang telah menantikan konser tersebut. Isyana juga meminta maaf dan berharap masih memiliki kesempatan untuk kembali menggelar konser di Kuala Lumpur pada masa mendatang. Ia berterima kasih atas pengertian serta dukungan yang terus diberikan oleh para penggemarnya di Malaysia.

Promotor memastikan seluruh pemegang tiket akan menerima pengembalian dana secara penuh. Informasi mengenai mekanisme refund akan dikirimkan melalui email kepada pembeli dalam beberapa hari setelah pengumuman pembatalan. Hingga kini belum ada jadwal pengganti untuk konser tersebut. Meski batal kali ini, promotor dan Isyana berharap dapat kembali menghadirkan pertunjukan di Kuala Lumpur ketika kondisi penyelenggaraan memungkinkan.

Similar Posts

  • Baskara Putra Dulu Cuma Pendengar, Kini Sepanggung Bareng PWG

    Musisi Baskara Putra membagikan kisah perjalanannya hingga akhirnya tampil satu panggung bersama band asal Inggris, Public Warning Group (PWG). Ia mengaku pernah menjadi pendengar yang mengagumi karya-karya grup tersebut sejak masih merintis karier di industri musik. Kesempatan tampil bersama menjadi pengalaman yang tidak pernah dibayangkannya sebelumnya. Momen itu sekaligus menjadi bukti perjalanan panjang yang telah…

  • Aksaranata Rilis “Tertinggal Di Banyuwangi”, Kisah Luka dan Janji yang Tak Pernah Usai

    Grup musik Aksaranata kembali menyapa pendengar melalui singel terbaru berjudul “Tertinggal Di Banyuwangi”. Lagu ini mengangkat kisah tentang perpisahan, penyesalan, dan janji yang belum sempat ditepati. Dengan balutan musik yang melankolis, Aksaranata menghadirkan cerita emosional yang dekat dengan pengalaman banyak orang. “Tertinggal Di Banyuwangi” bercerita tentang seseorang yang harus meninggalkan orang terkasih di sebuah kota…

  • Pesta Timuran Jaksel 2026 Siap Guncang Jakarta, Satukan Musik, Budaya, dan Solidaritas Indonesia Timur

    Pesta Timuran Jaksel 2026 siap kembali digelar di Jakarta dengan menghadirkan perayaan budaya dan musik khas Indonesia Timur. Acara ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menikmati keragaman budaya sekaligus mempererat solidaritas antarwarga Indonesia Timur yang tinggal di ibu kota. Penyelenggara menghadirkan berbagai penampilan musik dari musisi dan komunitas kreatif Indonesia Timur. Pengunjung juga dapat menikmati…

  • Gakuen Purgatory Perkenalkan Dunia Gelapnya Lewat “Liturgi Tirani”

    Band metal progresif Gakuen Purgatory resmi memperkenalkan karya terbarunya melalui singel berjudul “Liturgi Tirani”. Lagu ini menjadi pintu masuk bagi pendengar untuk mengenal semesta gelap yang dibangun oleh band tersebut. Dengan lirik yang tajam dan nuansa musik yang agresif, “Liturgi Tirani” menghadirkan kritik terhadap kekuasaan, manipulasi, dan berbagai bentuk penindasan. Melalui singel ini, Gakuen Purgatory…

  • Satrio Band Rilis Single Suaramu, Ungkapan Rindu ke Seseorang di Surga

    Satrio Band kembali menyapa penikmat musik Indonesia melalui single terbaru berjudul Suaramu. Lagu ini mengangkat kisah kerinduan mendalam kepada seseorang yang telah berpulang. Melalui lirik yang emosional, Satrio Band ingin menggambarkan perasaan kehilangan yang tetap menyisakan kenangan indah. Single tersebut menjadi karya yang sarat makna sekaligus menyentuh pengalaman banyak pendengar. Nuansa musiknya juga dirancang untuk…

  • Bernadya Kenang Masa Sulit Pandemi, Royalti Lagu Pertama Jadi Penopang Keluarga

    Penyanyi dan penulis lagu Bernadya mengenang masa sulit yang dialaminya saat pandemi COVID-19. Pada periode tersebut, hampir seluruh kegiatan pertunjukan musik terhenti. Kondisi itu membuat banyak musisi kehilangan sumber pendapatan. Bernadya mengaku royalti dari lagu pertamanya justru menjadi penopang ekonomi keluarganya. Kisah tersebut ia bagikan dalam sebuah wawancara mengenai perjalanan karier bermusik.\ Bernadya mengatakan lagu…