Sisca Saras Buka Jalan Karier Internasional Lewat Panggung Yokohama

Penyanyi Sisca Saras mengaku mendapat pengalaman berharga setelah tampil di Jepang untuk pertama kalinya. Kesempatan tersebut hadir melalui kolaborasinya dengan musisi Jepang, NecoMe atau Ayaka Yasumoto.

Mantan anggota JKT48 itu mengaku tidak pernah membayangkan dapat tampil di Negeri Sakura dalam waktu dekat. Baginya, kesempatan tampil di Jepang menjadi pencapaian penting dalam perjalanan karier sebagai penyanyi solo.

Penampilan tersebut berlangsung di KT Zepp Yokohama, salah satu venue musik ternama di Jepang. Pengalaman itu menjadi momen spesial karena merupakan penampilan perdana Sisca Saras di hadapan penonton Jepang.

Sisca mengungkapkan bahwa suasana tampil di Jepang berbeda dibandingkan ketika bernyanyi di Indonesia. Meski sebelumnya sudah pernah berkunjung ke Jepang, tampil di atas panggung memberikan kesan yang jauh lebih mendalam.

Menurut Sisca, salah satu hal yang paling berkesan adalah sikap penonton Jepang yang tertib dan sangat menghargai penampil. Hal tersebut membuat dirinya semakin termotivasi untuk terus berkembang sebagai musisi.

Kolaborasi dengan NecoMe juga menjadi pengalaman internasional pertama bagi Sisca Saras. Keduanya dipertemukan dalam proyek kerja sama antara Sony Music Indonesia dan Sony Music Japan.

Lewat proyek tersebut, Sisca dan NecoMe merilis lagu berjudul “Swipe Kanan Kiri”. Lagu tersebut memadukan unsur musik Indonesia dan Jepang dalam balutan genre hipdut yang sedang berkembang.

Proses produksi lagu dilakukan pada Januari 2026 di Jakarta. Dalam waktu singkat, tim berhasil menyelesaikan rekaman lagu, video musik, dan berbagai materi promosi.

Bagi Sisca, kolaborasi lintas negara ini membuka peluang baru untuk memperluas jangkauan kariernya. Ia berharap dapat kembali bekerja sama dengan musisi internasional pada masa mendatang.

Panggung Yokohama menjadi bukti bahwa langkah Sisca Saras menuju pasar global semakin terbuka. Pengalaman tersebut sekaligus menjadi motivasi untuk terus menghadirkan karya yang mampu menjangkau pendengar lebih luas di tingkat internasional.

Similar Posts

  • SCTV Music Awards 2026 Hadirkan 2 Kategori Khusus, Apresiasi untuk Lagu Daerah

    SCTV Music Awards 2026 Hadirkan 2 Kategori Khusus, Apresiasi untuk Lagu Daerah Ajang penghargaan musik tahunan SCTV Music Awards 2026 kembali hadir dengan sejumlah inovasi baru. Pada penyelenggaraan tahun ini, SCTV menghadirkan dua kategori penghargaan khusus yang ditujukan untuk memberikan apresiasi lebih luas terhadap keberagaman musik Indonesia, termasuk karya-karya lagu daerah yang semakin mendapat perhatian…

  • Oliver Tree Meninggal Dunia dalam Tabrakan 2 Helikopter, Diplo hingga Ahmad Dhani Berduka

    Dunia musik internasional tengah berduka. Penyanyi dan penulis lagu asal Amerika Serikat, Oliver Tree, dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan tragis yang melibatkan tabrakan dua helikopter di Rio de Janeiro, Brasil, pada Minggu (14/6) waktu setempat. Musisi berusia 32 tahun tersebut menjadi salah satu dari enam korban jiwa dalam insiden yang kini masih dalam proses penyelidikan…

  • NPD dan Naykilla Kolab Bawa Hipdut di Allo Bank Festival 2026

    Musisi NPD dan Naykilla tampil berkolaborasi dalam Allo Bank Festival 2026 dengan membawakan konsep musik hipdut, perpaduan antara hip-hop dan dangdut yang tengah digemari generasi muda. Penampilan keduanya menjadi salah satu sorotan festival karena menghadirkan warna musik yang segar dan energik. Kolaborasi ini menunjukkan semakin berkembangnya eksplorasi genre di industri musik Indonesia. NPD dan Naykilla…

  • General Sale Ludes, Tiket 3 Hari Konser BTS Jakarta Sold Out

    Antusiasme penggemar BTS di Indonesia kembali mencetak rekor. Seluruh tiket konser BTS di Jakarta untuk tiga hari pertunjukan dilaporkan sold out hanya dalam waktu singkat setelah penjualan umum (general sale) dibuka. Tingginya minat ARMY menunjukkan popularitas grup asal Korea Selatan tersebut masih sangat kuat di Tanah Air. Promotor sebelumnya menambah hari konser setelah tingginya permintaan…

  • Gakuen Purgatory Perkenalkan Dunia Gelapnya Lewat “Liturgi Tirani”

    Band metal progresif Gakuen Purgatory resmi memperkenalkan karya terbarunya melalui singel berjudul “Liturgi Tirani”. Lagu ini menjadi pintu masuk bagi pendengar untuk mengenal semesta gelap yang dibangun oleh band tersebut. Dengan lirik yang tajam dan nuansa musik yang agresif, “Liturgi Tirani” menghadirkan kritik terhadap kekuasaan, manipulasi, dan berbagai bentuk penindasan. Melalui singel ini, Gakuen Purgatory…

  • Lewat “Namesis”, W.A.I.T Angkat Isu Trauma, Pelecehan dan Perlawanan

    Band alternatif W.A.I.T kembali merilis karya terbaru berjudul “Namesis”, sebuah lagu yang mengangkat isu trauma, pelecehan, dan perjuangan untuk melawan ketidakadilan. Melalui singel ini, W.A.I.T berusaha menghadirkan pesan yang kuat tentang keberanian menghadapi luka masa lalu dan pentingnya menyuarakan pengalaman yang selama ini terpendam. “Namesis” hadir dengan lirik yang emosional dan aransemen yang intens. Lagu…