Menekraf perkuat ekosistem dan komersialisasi pegiat seni budaya

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan komitmen pemerintah memperkuat ekosistem sekaligus komersialisasi bagi pegiat seni budaya di Indonesia. Pernyataan itu disampaikan saat membuka Festival Seni dan Bazaar Mitra Seni Indonesia (MSI) 2026 di Graha Jalapuspita, Bendungan Hilir, Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026. Festival bertema Harmony Budaya Indonesia tersebut menjadi wadah kolaborasi pelaku seni, UMKM, dan komunitas budaya dari berbagai daerah. Menurut Teuku Riefky, budaya memiliki nilai ekonomi yang mampu menciptakan peluang usaha sekaligus memperkuat ekonomi kreatif nasional.

Festival Seni dan Bazaar MSI 2026 menghadirkan sekitar 90 stan yang menampilkan produk fesyen, kuliner, kerajinan tangan, serta pertunjukan seni tradisional. Selain pameran, penyelenggara juga menggelar berbagai pelatihan bagi anggota MSI dan pelaku UMKM. Program tersebut mencakup pengembangan usaha di bidang fesyen, kuliner, kerajinan, musik tradisional, cerita anak, hingga forum diskusi budaya dan ekonomi kreatif. Menekraf menilai kegiatan itu menjadi akselerator penting bagi lahirnya pelaku ekonomi kreatif yang berdaya saing.

Teuku Riefky menyampaikan pemerintah akan terus memperkuat seluruh subsektor ekonomi kreatif melalui pembangunan ekosistem yang sehat dan berkelanjutan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci pengembangan sektor kreatif. Ia juga menekankan pentingnya komersialisasi karya seni agar memiliki nilai tambah tanpa menghilangkan identitas budaya. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para pegiat seni dan budaya di berbagai daerah.

Kementerian Ekonomi Kreatif mengapresiasi konsistensi Mitra Seni Indonesia dalam menghadirkan ruang promosi, edukasi, dan kolaborasi bagi pelaku seni. Festival ini diharapkan menjadi contoh pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya yang berkelanjutan. Pemerintah juga mendorong semakin banyak kegiatan serupa untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi karya anak bangsa. Dengan ekosistem yang kuat, seni budaya Indonesia diharapkan mampu berkembang sekaligus memberikan dampak ekonomi yang nyata.

Similar Posts

  • Budaya Betawi Meriahkan Perayaan HUT ke-499 Jakarta di Jaksel

    Berbagai kegiatan budaya Betawi digelar di Jakarta Selatan untuk memeriahkan perayaan HUT ke-499 Jakarta. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya sekaligus pemberdayaan para pelaku seni di ibu kota. Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Selatan menghadirkan beragam pertunjukan khas Betawi. Masyarakat dapat menikmati tari tradisional, lenong, palang pintu, hingga berbagai atraksi budaya lainnya yang tersebar…

  • Dari Hobi Jadi Cuan! Begini Strategi Rizkyamom Menggaet Klien Pertama di Industri Seni

    Rizkyamom membuktikan bahwa hobi dapat berkembang menjadi sumber penghasilan jika ditekuni dengan konsisten. Kreator di bidang seni tersebut memulai perjalanan karier dari kegemarannya membuat karya visual. Berbekal media sosial dan portofolio sederhana, ia mulai memperkenalkan hasil karyanya kepada publik. Langkah kecil tersebut akhirnya membawanya mendapatkan klien pertama. Pengalaman itu menjadi titik awal berkembangnya karier di…

  • 16 Seniman Kontemporer Indonesia Boyong Skena Seni Jakarta ke Jepang

    Sebanyak 16 seniman kontemporer Indonesia membawa semangat dan dinamika skena seni Jakarta ke Jepang melalui sebuah pameran internasional yang menjadi ajang pertukaran budaya antara kedua negara. Pameran tersebut menghadirkan beragam karya yang merefleksikan perkembangan seni rupa kontemporer Indonesia, sekaligus memperkenalkan wajah kreatif Jakarta kepada publik Jepang. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah penting dalam memperluas…

  • Lestari Moerdijat: Pelestarian Lengger Perkuat Karakter dan Kesadaran Kebangsaan Generasi Penerus

    Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menegaskan pentingnya pelestarian seni dan budaya tradisional sebagai bagian dari upaya memperkuat karakter bangsa serta menumbuhkan kesadaran kebangsaan pada generasi muda. Salah satu budaya yang dinilai memiliki nilai luhur untuk terus dijaga keberlangsungannya adalah seni tari Lengger. Menurut Lestari, Lengger tidak hanya memiliki nilai seni yang tinggi, tetapi menyimpan…

  • Pameran “I Will Tell You When I Am Home” di Ara Contemporary

    Ara Contemporary menghadirkan pameran kelompok bertajuk I Will Tell You When I Am Home mulai 11 Juli hingga 9 Agustus 2026. Pameran ini mengambil inspirasi dari memoar karya penyair Palestina-Amerika, Hala Alyan. Melalui tema tersebut, pengunjung diajak merenungkan makna rumah, identitas, perpindahan, dan rasa memiliki. Pameran berlangsung di ruang galeri Ara Contemporary, Jakarta Selatan. Kehadirannya…

  • Jakarta Fair Menjadi Panggung Pelestarian Kebudayaan Nusantara

    Jakarta Fair tidak hanya dikenal sebagai ajang pameran multiproduk terbesar di Indonesia, tetapi juga menjadi panggung penting bagi pelestarian kebudayaan Nusantara. Setiap penyelenggaraannya, acara ini menghadirkan beragam pertunjukan seni dan budaya dari berbagai daerah yang memperkaya pengalaman para pengunjung. Melalui berbagai penampilan tari tradisional, musik daerah, hingga pertunjukan seni kontemporer berbasis budaya lokal, Jakarta Fair…